Petaka Menit Akhir

Target Aceh United Football Club (AUFC) untuk meraih poin penuh dalam lanjutan Liga 2 Indonesia Musim 2018

Petaka Menit Akhir
PEMAIN Aceh United (orange) berebut bola dengan pemain PSIR Rembang dalam lanjutan Liga 2 Indonesia Musim 2018 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Rabu (9/5) malam. Pertandingan itu berakhir imbang 2-2. 

* Aceh United 2 vs 2 PSIR Rembang

BANDA ACEH - Target Aceh United Football Club (AUFC) untuk meraih poin penuh dalam lanjutan Liga 2 Indonesia Musim 2018 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Rabu (9/4) malam, akhirnya gagal. Adalah gol pemain pengganti PSIR Rembang, Rudi ‘Bogel’ Setiawan, pada masa injury time atau tepatnya menit 88 yang memaksa Laskar Iskandar Muda--julukan Aceh United--mengakhiri laga kedua di kandangnya dengan hasil imbang 2-2.

Tak hanya mengecewakan pemain cadangan, tim pelatih, dan manajemen tim, serta ribuan penonton yang hadir ke Stadion Harapan Bangsa, tambahan satu poin tersebut hanya mampu menaikkan posisi anak asuh Simon Elissetche empat strip dari urutan 11 ke peringat 7 dalam klasemen sementara wilayah barat. Padahal, jika petaka menit akhir itu tak terjadi atau dengan kata lain Aceh United bisa mengakhiri duel pekan keempat itu dengan kemenangan 2-1, akan langsung menempatkan Syakir Sulaiman dkk pada posisi tiga klasemen sementara.

Tak hanya itu, kegagalan mempertahankan kemenangan dalam pertandingan home terakhir sebelum jeda kompetisi menyambut Ramadhan tersebut akan menjadi beban berat bagi Arianto, Hendra Sandi Gunawan, dan Ferry Komul cs untuk melakoni laga tandang ketiga menghadapi Persita Tangerang di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Minggu (13/5) mendatang.

Saat duel yang dipimpin wasit Rihul Munandar dari Sumatera Barat baru berjalan dua menit, tuan rumah sudah ketinggalan 0-1 melalui sepakan pemain depan PSIR, Sholihul Islam. Kebobolan melalui gol cepat itu membuat punggawa Aceh United tersentak.

Karena itu, talenta tuan rumah seperti Syahrizal, Zikri Akbar, Syakir Sulaiman, Hendra Sandi Gunawan, Ferry Komul, Arianto, dkk bahu membahu menyusun serangan untuk menyamakan kedudukan. Tapi, usaha mereka mendapat hadangan dari kubu PSIR yang mengusung Said Mardjan, Zaenal Arifin, Koko Hartanto, Heru Wibowo, dan Rudi ‘Bogel’ Setiawan. Akibatnya, gol balasan yang dinanti Assanur Rijal, Musal Zulfikar dkk tak kunjung tercipta.

Malah, pada pertengahan babak pertama gawang Aceh United yang dikawal Rully Desrian bergetar lagi. Tapi, gol Laskar Dampo Awang--julukan PSIR Rembang--dianulir sang pengadil karena salah seorang pemain mereka terlebih dulu berada dalam posisi offside. Hasilnya, kedudukan masih tetap 1-0 untuk Rembang.

Beberapa menit kemudian terjadi kemelut di depan gawang PSIR. Bola liar yang lepas dari kawalan pemain bawah tim tamu berhasil dituntaskan menjadi gol oleh Arianto. Saat skor 1-1, anak-anak Aceh United makin bersemangat menusuk ke pertahanan lawan. Hasilnya, lima menit menjelang turun minum sepakan keras Arianto kembali memaksa kiper PSIR, Nanang Hermawan memungut bola dari sarangnya. Skor 2-1 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Selepas jeda, Aceh United memasukkan berapa pemain pengganti seperti Hasan Basri Lohy, Yongky Aribowo, dan Akhirul Wadhan. Demikian juga dengan PSIR, mereka memainkan sejumlah materi cadangannya termasuk Rudi ‘Bogel’ Setiawan yang menggantikan posisi Koko Hartanto di barisan depan.

Tapi, tambahan ‘amunisi’ itu tak memberi perubahan yang signifikan terhadap serangan kedua tim. Malah, intensitas serangan mulai menurun seiring terkurasnya stamina mereka. Ditambah lagi dengan lemahnya penyelesaian akhir membuat sejumlah serangan kandas.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help