624 Proyek APBA Dikontrakkan

Setelah 46 hari disahkannya APBA 2018 melalui Peraturan Gubernur (Pergub), kemarin Jumat (11/5), Pemerintah Aceh

624 Proyek APBA Dikontrakkan
SERAMBI/HERIANTO
Suasana teken kontrak serentak proyek pergub apba 2018 tahap I di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat (11/5). SERAMBI/HERIANTO 

 * Jangan Ada yang Jual kepada Pihak Ketiga

BANDA ACEH - Setelah 46 hari disahkannya APBA 2018 melalui Peraturan Gubernur (Pergub), kemarin Jumat (11/5), Pemerintah Aceh mengontrakkan 624 proyek APBA 2018 tahap I senilai Rp 727,9 miliar kepada rekanan, termasuk 90 paket proyek Rp 167,25 miliar yang dilelang secara elektronik atau E-Catalog.

Penandatanganan kontrak proyek secara massal tahap I oleh para rekanan dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek itu berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Turut hadir pada acara ini, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan Wakilnya, Nova Iriansyah, Sekda Aceh, Dermawan, para Asisten, Pangdam IM, Bupati, Walikota, anggota Muspida, dan Kepala SKPA.

Gubernur dalam pidato arahannya mengingatkan para rekanan untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, berkualitas dengan penuh amanah dan jujur. Kemudian, gubernur juga mengingatkan kontraktor untuk tak melakukan kebiasaan buruk, yakni setelah menarik uang muka 20 persen, selanjutnya menjual proyek itu kepada pihak ketiga untuk menyelesaikan proyek tersebut. “Kalau kasus jual proyek terjadi dan proyek tidak selesai, yang kita berikan sanksi blacklist bukan hanya perusahaan, tetapi juga orangnya. Dua tahun tak boleh ikut tender bebas,” tegas Irwandi.

Irwandi mempersilakan setiap rekanan yang sudah meneken kontrak itu untuk menarik uang muka 20 persen. Tujuannya agar bulan depan sudah terlihat daya serap anggaran di atas 15 persen, di samping juga mengingatkan mereka menjaga kualitas pekerjaan dan menyelesaikannya tepat waktu.

“Perubahan sikap itu harus dimulai dari tahun ini dan dan seterusnya. Kepada jajaran SKPA dan ULP/Pokja, saya mengingatkan untuk meningkatkan ketahanan stamina kerja. Seluruh tahapan pengadaan barang/jasa harus tuntas akhir Juni 2018 sesuai target,” kata Irwandi.

Selanjutnya, kata Irwandi segera lakukan kontrak proyek tahap II untuk dikerjakan. Tetap menjaga integritas diri, solid sesama tim, transparansi, akuntabilitas, dan bekerja ikhlas, jujur tanpa atau tidak menerima pemberian, gratifikasi atau suap yang saat ini lebih dikenal hana fee (tanpa fee).

Bagian dari
2.872 Paket
Sementara itu, Ketua P2K SetdaAceh, dr Taqwallah melaporkan 624 proyek itu bagian dari 2.872 paket Rp 4,95 triliun yang telah diumumkan di media cetak 2 April 2018 dan seluruhnya harus dilelang terbuka tahun ini. Rinciannya 1.851 proyek pengerjaan konstruksi Rp 4,19 triliun, 605 paket pengadaan barang Rp 554,51 miliar, konsultan 369 paket Rp 155,08 miliar, dan jasa lainnya 47 paket Rp 46,77 miliar. Kemudian, Taqwallah juga menyebutkan 624 paket proyek yang dikontrakkan kemarin. Antara lain proyek pembangunan sarana pendidikan, sarana ibadah, irigasi, olahraga, kesehatan, RSU, dan termasuk Rp 160 miliar paket proyek di 23 kabupaten/kota yang bersumber dari dana otsus. (her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help