Oknum Polisi yang Rusak Alquran Mengaku Dapat Bisikan saat Menunggu Istri Melahirkan

Saat menunggu proses persalinan istrinya, tersangka mendapat bisikan gaib yang menyuruhnya merusak masjid yang terletak di kompleks RSUP Adam Malik.

Oknum Polisi yang Rusak Alquran Mengaku Dapat Bisikan saat Menunggu Istri Melahirkan
Tribun Video
Kolase foto oknum polisi tersangka merusak Alquran. 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN – Brigadir TDH (31), tersangka perusakan Alquran di Masjid Nurul Iman RSUP Adam Malik, Medan mengaku mendapat bisikan gaib sebelum melakukan kejahatannya.

Pemeriksan yang dilakukan Satuan Reskrim Polrestabes Medan, tersangka mengaku datang ke RSUP Adam Malik, Medan pada Kamis (10/5/2018) pukul 02.00 WIB untuk membawa istrinya melahirkan.

Saat menunggu proses persalinan itu, tersangka mengaku mendapat bisikan gaib yang menyuruhnya merusak masjid yang terletak di kompleks RSUP Adam Malik.

(Baca: Hindari 5 Buah Ini Saat Sedang Sakit dan Minum Obat-obatan, Bisa Bahaya)

(Baca: Diduga Korban Pembunuhan, Orangtua Presenter Citra Kharisma Ditemukan Tewas Mengenaskan)

(Baca: Prediksi Line Up dan Live Streaming Persija Vs Madura United - Laga Tim Papan Atas Berebut Angka)

Sekira pukul 08.00 WIB, tersangka yang saat itu berada di lantai tiga turun ke lantai satu menggunakan lift.

Selanjutnya tersangka menuju masjid dan merobek salah satu Alquran dan meletakkan di atas tembok dekat kamar mandi, sedangkan Alquran lainnya dibuang ke parit.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto menjelaskan tersangka menderita sakita jiwa dan masih dalam tahap penyembuhan.

Namun ia memastikan kasus ini tetap diusut tuntas dan berjanji akanakan menindakmenindak tegas anak buahnya itu.

(Baca: Adu Mulut dengan Najwa Shihab saat Cecar Jubir HTI, Yusril Ihza Mahendra: Anda Bukan Penyidik)

(Baca: Jumpa Surya Paloh, Ulama Aceh Titipkan Lima Permintaan ke Presiden Jokowi)

(Baca: Ditolak Mahasiswa untuk Kuliah Umum di Unsyiah, Ini Kata Ketua Umum NasDem Surya Paloh)

“Semua pelaku kejahatan sama di mata hukum. Tatap diproses dan ditindak tegas,” kata Dadang.

Kasus ini terungkap setelah pengurus masjid mengunggah CCTV yang merekam aksi pelaku ke media sosial.

Simak video di bawah ini:

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help