Dua Titik Longsor di Lintas Abdya-Gayo Lues, Pengendara Diminta Hati-hati

Longsor menutup sebagian badan jalan masing-masing di Km 14 dan Km 20 atau setelah jembatan Pucok Krueng Sapi.

Dua Titik Longsor di Lintas Abdya-Gayo Lues, Pengendara Diminta Hati-hati
IST
Longsor menutup sebagian badan jalan di Km 14 lintas Babahrot, Kabupaten Abdya-Terangun, Kabupaten Gayo Lues. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pengemudi kendaraan bermotor diminta berhati-hati saat melintasi jalan lintas Abdya-Gayo Lues, tepatnya di Ie Mirah, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menuju Terangun, Kabupaten Gayo Lues (Galus).

Sebab, lintasan antarkabupaten tersebut ditemukan material tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan, sehingga badan menjadi sempit dan licin terutama ketika turun hujan.

Petugas lapangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya, M Yusmaidi yang dihubungi Serambinews.com, Minggu (13/5/2018) menjelaskan, pihaknya sudah melakukan survei kondisi badan jalan dari Babahrot, Abdya-Terangon sampai Blang Keujeren, Galus, beberapa hari lalu.

(Baca: Ledakan di Sidoarjo - Suami Istri dan Anak Dilaporkan Bersimbah Darah dan Tak Bergerak)

(Baca: BREAKING NEWS - Ledakan Terjadi Lagi di Sebuah Rusunawa di Sidoarjo Jawa Timur)

(Baca: Update Ledakan Bom di Surabaya, 13 Orang Meninggal, Tiga Daerah Tetapkan Status Siaga 1)

Dari survei lapangan itu, kondisi jalur darat antarkabupaten itu relatif bagus karena masih bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Tapi, jalur Babahrot-Terangon tersebut masih rawan tanah longsor yang menutup badan jalan, terutama di kawasan Kilometer 0 Desa Ie Mirah sampai Km 31 atau kawasan perbatasan Abdya-Galus.

Yusmaidi menjelaskan sekarang ini ditemukaan tanah longsor menutup sebagian badan jalan didua titik lokasi, yaitu di Km 14 atau lokasi sebelum jembatan Pucok Krueng Sapi, dan Km 20 atau lokasi setelah jembatan Pucok Krueng Sapi.

Namun material tanah longsor di dua titik lokasi tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas dari dua arah.

(Baca: Terduga Teroris yang Tewas Ditembak di Cianjur Pernah Daftar Polisi, Mulai Berubah Sejak Lulus SMA)

(Baca: Sosok Wanita Misterius Dibalik Ledakan Bom Gereja di Surabaya, Pakai Serba Hitam dan Bawa Anak Kecil)

(Baca: Viral! Foto Driver Ojek Online Antar Makanan dengan Sepeda Beredar, Kisahnya Mengharukan)

Tanah longsor yang menutup sebagian badan jalan Abdya-Galus di dua lokasi itu terjadi akibat hujan sekitar dua pekan lalu.

Ketika itu, tanah bercampur batu gunung pada tebing di lokasi jatuh, kemudian menutup sebagian badan jalan sehingga badan jalan menjadi sempit.

Kecuali rawan longsor, ketika musim hujan, air hujan dari gunung kawasan itu turun atau mengalir di atas sepanjang badan, kemudian menyeret pecahan batu gunung.(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved