Teror Bom di Surabaya

Polisi Minta Masyarakat tak Terprovokasi Terkait Ledakan Bom di Surabaya

Masyarakat diminta tidak menyebarluaskan video-video sadis atau hoax di medsos, karena ini bisa menimbulkan permasalahan yang baru.

Polisi Minta Masyarakat tak Terprovokasi Terkait Ledakan Bom di Surabaya
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Suasana setelah ledakan bom di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Akibat ledakan itu, 5 mobil dan 30 motor terbakar. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Kabag Ops Polres Aceh Tenggara, Kompol Alwin Andriyan, meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi terkait ledakan bom di Surabaya.

"Kita harus saling menjaga kerukunan antar umat beragama di Tanah Alas, jangan sampai terprovokasi," kata Kompol Alwin Andriyan kepada Serambinews.com, Minggu (13/5/2018).

(Baca: BREAKING NEWS - Ledakan Terjadi Lagi di Sebuah Rusunawa di Sidoarjo Jawa Timur)

(Baca: Ledakan di Sidoarjo - Suami Istri dan Anak Dilaporkan Bersimbah Darah dan Tak Bergerak)

(Baca: Bawa Bom Panci saat Ditangkap, Dian Yulia Novi Calon Pengantin Yang Gagal Menyerang Istana Negara)

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebarluaskan video-video sadis atau hoax di medsos, karena ini bisa menimbulkan permasalahan yang baru," katanya.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help