Bantai Warga palestina, Iran Sebut Pejabat Israel Harus Diadili sebagai Penjahat Perang

"Kejahatan yang terus menerus berlanjut dari zionis di Palestina juga sebagai hasil dukungan AS yang tidak tanggung-tanggung,"

Bantai Warga palestina, Iran Sebut Pejabat Israel Harus Diadili sebagai Penjahat Perang
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghasemi.(AFP/ATTA KENARE) 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Pemerintah Iran menyebut bentrokan yang terjadi di perbatasan Jalur Gaza pada Senin (14/5/2018) dan menyebabkan puluhan warga Palestina tewas sebagai pembantaian oleh militer Israel.

Teheran pun mengecam para pejabat Israel harus diadili sebagai penjahat perang.

"Pembunuhan terhadap anak-anak, perempuan dan warga Palestina yang tak berdaya, serta pendudukan tanah Palestina telah menjadi strategi utama zionis selama puluhan tahun," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Ghasemi, Selasa (15/5/2018).

Baca: Australia Tetapkan Puasa Pertama Ramadhan Dimulai pada 17 Mei 2018

Baca: Nelayan Aceh Barat Daya Tak Melaut Selama Tiga Hari, Mulai Rabu

Ghasemi pun mendesak kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan segera dan mengadili pada pemimpin Israel sebagai penjahat perang di pengadilan internasional.

"Kejahatan yang terus menerus berlanjut dari zionis di Palestina juga sebagai hasil dukungan AS yang tidak tanggung-tanggung," kata dia dalam situs resmi kementerian.

Ghasemi turut menyebut negara-negara di kawasan sekitar, sebuah referensi yang jelas terhadap Iran dan Arab Saudi, telah gagal mengecam keras tindakan Israel.

Baca: Dandim Aceh Jaya Larang Anggotanya Sebarkan Foto Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

Baca: Abdul Muin Pimpin MAA Aceh Tamiang, Begini Proses Pemilihannya

Laporan terakhir menyebutkan, setidaknya 59 warga Palestina menjadi korban tewas dan ribuan lainnya terluka dalam bentrokan di sepanjang pagar perbatasan Gaza jelang peresmian kedutaan AS di Yerusalem.

Juru bicara parlemen Iran, Ali Larijani mengatakan keputusan AS dalam memindahkan kedutaannya ke Yerusalem sebagai bagian upaya mengecilkan institusi internasional.

AS juga memblokir resolusi PBB pada Senin yang menyerukan dilakukannya penyelidikan internasional atas insiden bentrokan di Gaza sebagai kasus pembunuhan. (AFP)

Baca: Dalangi Pembakaran Pilot Jordania Hidup-hidup, Komandan ISIS Ditangkap di Irak

Baca: Pj Bupati Aceh Selatan Silaturahmi Dengan Forkopimda, Ini Tujuannya

Baca: Mahathir Mohamad Isyaratkan Hanya Menjabat Perdana Menteri Malaysia 2 Tahun, Ini Alasannya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Iran Sebut Pejabat Israel Harus Diadili sebagai Penjahat Perang"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help