Dandim Aceh Jaya Larang Anggotanya Sebarkan Foto Korban Ledakan Bom Bunuh Diri

Kalau seseorang ikut menyebarkan foto dan video berarti tanpa disadari sudah diperalat teroris.

Dandim Aceh Jaya Larang Anggotanya Sebarkan Foto Korban Ledakan Bom Bunuh Diri
Para anggota TNI di jajaran Kodim 0114 Aceh Jaya mendengarkan arahan Komandan Kodim Letkol Kav Andhie Suryatama di Makodim Calang, Selasa (15/5/2018), terkait larangan penyebaran foto korban ledakan bom atau korban teroris. 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Komandan Kodim 0114, Aceh Jaya, Letkol Kav Andhie Suryatama melarang anggotanya menyebarluaskan foto-foto korban aksi bom bunuh diri atau korban terorisme yang terjadi baru-baru ini.

Hal ini disampaikan kepada seluruh prajuritnya saat memberikan pengarahan di Makodim di Calang Selasa (15/5/2018).

"Mencermati situasi dan kondisi saat ini tentang banyaknya aksi serangan teroris yang terjadi secara beruntun, dan menimbulkan banyak korban, maka saya melarang seluruh prajurit menyebarluaskan foto maupun video korban," tegas Letkol Andhie.

Baca: Terkait Bom Bunuh Diri, Ceramahnya Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Ustadz Somad Cara Pelemahan Islam

Ia menambahkan, menyebarkan foto dan video akan menimbulkan ketakutan bagi masyarakat dan itu merupakan tujuan para pelaku teroris.

Masyarakat ketakutan berarti teroris berhasil.

Kalau seseorang ikut menyebarkan foto dan video berarti tanpa disadari sudah diperalat teroris.

Baca: Atas Nama Rakyat Aceh, Wagub Sampaikan Rasa Duka Mendalam Atas Teror Bom Surabaya

"Kita melarang menyebarluaskan foto dan video korban teror itu, supaya tidak menimbulkan ketakutan di masyarakat, menimbulkan ketakutan itu menjadi tujuan dari teroris. Kalau kita malah ikut-ikutan menyebarkan itu berarti tanpa disadari kita sudah diperalat oleh teroris," ungkap Letkol Andhie.

Disamping itu, Dandim juga memerintahkan seluruh anggotanya khusus Bintara Pembina Desa (Babinsa), agar berkomunikasi dengan masyarakat dan mengajak agar tetap waspada dan menjaga toleransi antarumat beragama.(*)

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help