Telkomsel Jamin Jaringan Prima

Telkomsel sebagai operator telekomunikasi seluler raksasa di Indonesia siap menghadapi padatnya trafik

Telkomsel Jamin Jaringan Prima
DIREKTUR Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah (tengah) foto bersama sejumlah direktur Telkomsel lainnya saat konferensi pers di Sheraton Senggigi Beach Hotel, Lombok Barat, NTB, Jumat (11/5). 

* Selama Ramadhan dan Idul Fitri

LOMBOK - Telkomsel sebagai operator telekomunikasi seluler raksasa di Indonesia siap menghadapi padatnya trafik saat Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2018 di Indonesia, termasuk di Aceh. Telkomsel sudah membangun infrastruktur telekomunikasi berupa 12.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia, agar tercipta layanan terbaik berkualitas prima.

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah menyampaikan hal ini di hadapan 90 awak media dari seluruh tanah air, termasuk wartawan Serambi Indonesia dari Aceh di Sheraton Senggigi Beach Hotel, Lombok Barat, Jumat (11/5). Kegiatan berupa media gathering itu, 11-13 Mei 2018 di Lombok Barat dan Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Bagi kami, periode RAFI menjadi momentum yang istimewa, keandalan jaringan dan layanan Telkomsel yang sesungguhnya diuji,” ujar Ririek Adriansyah. Tahun ini, lanjutnya, Telkomsel memperkirakan terjadi lonjakan trafik layanan data 40 persen dibandingkan hari normal, bahkan sekitar 137 persen jika dibandingkan periode RAFI 2017.

Hal serupa juga dikatakan Direktur Network Telkomsel, Bob Apriawan. “Pada saat RAFI terjadi mobilitas tinggi, maka perlu dipastikan layanan kepada pelanggan tetap terbaik,” ujar Bob. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan 12 ribu BTS multi-band LTE di banyak titik seluruh Indonesia agar layanan telekomunikasi tetap stabil.

Bob Apriawan menambahkan Telkomsel fokus ke 772 point of interest (POI) di lokasi pelayanan publik dan tempat keramaian. Khusus area Sumatera, pihaknya telah menyiapkan 198 POI dengan lima lokasi utama yakni Pelabuhan Bakauheni, Pos Kota Kerinci, Taplau, Jam Gadang, dan Terminal Kabanjahe.

Bahkan untuk memastikan kualitas jaringan tersebut, lanjut Bob, Telkomsel sudah melakukan uji jaringan RAFI 2018 yang menempuh rute 10.113 kilometer. “Hasilnya jaringan di sepanjang jalur mudik prima,” kata dia. Indikatornya meliputi kuat daya pancar, tingkat kesuksesan panggilan, kontinuitas, hingga durasi membangun panggilan. Selain itu, kualitas suara dan kecepatan data dipastikan lancar.

Sebelumnya, Corporate Communication Telkomsel, Adita Irawati mengatakan, Media Gathering Telkomsel 2018 di Lombok dengan tema ‘Berbagi Dalam Keberagaman’ merupakan even terbesar bersama pers yang pernah digelar.

Hadir pula pada acara yang digelar mewah itu, Direktur Sales Sukardi Silalahi dan Chief Commander RAFI 2018, Andreas Indra.

Pada kesempatan itu, Telkomsel juga menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) ke pengurus Masjid Agung Praya, Lombok Tengah di masjid tersebut seusai shalat, Jumat (11/5). Bantuan berupa setengah ton kurma (500 kg) siap konsumsi, kotak amal digital, dan dana pengelolaan masjid diserahkan Dirut PT Telkomsel, Ririek Adriansyah kepada Bupati Lombok Tengah, yang diwakili Asisten I, Lalu M Amin.

Ririek Adriansyah dalam sambutannya mengatakan, santunan itu berasal dari dana CSR Telkomsel tahun 2018 yang rutin diserahkan pihaknya menjelang puasa ramadhan.”Alhamdulillah kami bisa hadir di Lombok untuk menyerahkan bantuan CSR. Program ini merupakan upaya Telkomsel untuk berbagi dengan masyarakat menjelang ramadhan,” ujar Ririek.

Dia mengatakan, kurma yang diserahkan ke Lombok Tengah 500 Kg itu merupakan bagian dari 23 ton kurma yang dibagikan Telkomsel ke seluruh Indonesia. “Ini bentuk kepedulian Telkomsel melalui dana CSR. Semoga memberikan manfaat bagi jamaah masjid,” harapnya. (fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help