Dinamit Kembali Siap Meledak

JUJUR saja, tak ada yang pernah meragukan kemampuan, dan talenta dari Denmark. Sejumlah bintang top dunia pernah

Dinamit Kembali Siap Meledak

JUJUR saja, tak ada yang pernah meragukan kemampuan, dan talenta dari Denmark. Sejumlah bintang top dunia pernah mereka lahirkan semisal Peter Schmeichel, Thomas Helveq, Jon Dahl Tomasson, Laudrup bersaudara, Brian-Michael, hingga mantan bintang Arsenal, Nicklas Bendtner.

Bukti sahih kehebatan Negeri Dongeng itu adalah ketika sukses merengkuh titel kampiun Piala Eropa tahun 1992 di Swedia. Padahal, negara Skandinavia itu datang ke ajang terakbar Benua Biru dengan status tim pengganti. UEFA memberi jatah tiket gratis kepada Denmark menyusul hukuman kepada Yugoslavia, akibat konflik berdarah-darah di Semenanjung Balkan.

Siapa sangka, meski datang sebagai pengganti, mereka benar-benar meledak. Di babak semifinal, Peter Schmeichel dkk sukses menumbangkan juara bertahan The Oranje Belanda melalui drama adu penalti. Kejutan Denmark kembali dipertontonkan di partai puncak saat mengatasi perlawanan Der Panzer Jerman, dengan skor tanpa balas, 2-0.

Seiring dengan keberhasilan sebagai juara Piala Eropa 1992, semua media terkemuka di dunia memberi julukan kepada Denmark sebagai tim dinamit. Hal itu berkaca dari kiprah mereka ketika membungkam perlawanan Belanda, dan Jerman. Ya, Denmark benar-benar tim dinamit dengan daya ledak tinggi atau high explosive.

Hanya saja, ketangguhan skuad ketika itu didukung dengan materi pemain yang tersebar di Liga Eropa, ternyata tak menjamin mereka dengan mudah untuk berpartisipasi dalam World Cup, dan Piala Eropa. Ingat! Pada Piala Dunia 2014 Brasil, dan Piala Eropa 2016 di Perancis, Denmark gagal lolos. Hasil ini sungguh mengecewakan publik fans berat The Dinamit.

Seperti diketahui, Denmark mencatat kiprah di pesta akbar tersebut mulai tahun 1986 di Meksiko, 1998, 2002, 2010, dan terakhir 2018 di Rusia. Dari empat edisi Piala Dunia yang sudah dilakoninya, skuadra Denmark hanya mengukir prestasi ketika Piala Dunia 1998 di Perancis. Ya, kala itu, mereka lolos ke perempatfinal.

Selepas membantai Nigeria dengan skor telak 4-1 di babak 16 besar, mereka sudah ditunggu juara dunia Brasil. Sayangnya, dalam pertandingan perempatfinal di Nantes, Denmark gagal memberi ledakan. Mereka dipaksa menyerah 2-3 di tangan tim Samba. Dua gol dari Martin Jorgensen dan Brian Laudrup tak bisa menghentikan laju selecao Brasil yang mendewakan jogo bonito. Tim Samba itu menang dari sepasang gol mantan bintang Barcelona, Rivaldo, dan Bebeto.

Menyusul dua kegagalan beruntun tersebut, Denmark akhirnya mendepak Morten Olsen dari kursi pelatih. Padahal, Olsen sudah bertugas di timnas selama 15 tahun. Mantan bek Timnas Norwegia, Age Hareide ditunjuk sebagai arsitek baru. Dan target yang diberikan kepadanya ialah lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia.

Kepercayaan itu dibayar tuntas Age Fridtjo Hareide. Berada di posisi runner-up Grup D Prakualifikasi Piala Dunia Zona Eropa, memaksa Denmark harus berjuang melalui babak play-off. Kerja keras Christian Eriksen dkk membuahkan hasil. Ya, mereka sukses menang agregat gol dari timnas Irlandia, 5-1.

Pesta keberhasilan lolos ke Rusia tak boleh dirayakan secara berlebihan. Kini, tugas berat sudah berada di depan mata Age Hareide. Bergabung di Grup C, tim dinamit sudah ditunggu oleh kekuatan Peru, Australia, dan Les Bleus Perancis. Dan Peru akan menjadi partai pembuka di Stadion Kazan Arena pada 16 Juni 2018.

Utak-atik peluang, seharusnya Denmark bisa tersenyum lebar. Boleh jadi, kekuatan Peru dan Australia dengan mereka berimbang. Mungkin saja, timnas Perancis yang akan menjadi sandungan berat dalam penyisihan grup nanti.

Sesungguhnya, Denmark memiliki potensi besar untuk bisa kembali meledak. Bukan hanya sebatas bintang domestik, mereka juga diperkuat sejumlah bintang top Liga Eropa semisal Kasper Schmeichel (Leicester City), Christian Eriksen (Tottenham Hotspur), Nicklas Bendtner (Rosenborg), plus duo Celta Vigo, Pione Sisto dan Daniel Wass. Bermodal pelatih bertangan dingin plus skuad mumpuni, tim dinamit akan siap meledak di Negeri Beruang Merah.(imran thayeb)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help