Kemenkominfo Jaring 1.285 Komentar Radikal di Medsos, Tiga Orang Ditangkap di Aceh, Anda Termasuk?

Sejak aksi bom bunuh diri di Surabaya pekan lalu, Kemenkominfo telah menemukan 1.285 konten radikal.

Kemenkominfo Jaring 1.285 Komentar Radikal di Medsos, Tiga Orang Ditangkap di Aceh, Anda Termasuk?
Kolase TribunJatim.com
Stop radikalisme di media sosial. 

Tim Kemkominfo terus melakukan pemantauan di seluruh platform media sosial setiap dua jam sekali.

"Kominfo secara reguler setiap dua jam melakukan, mengais, scrolling," kata Rudiantara.

 
"Kemudian kalau ditemukan ada konten sesuai keyword-nya, kami blok," lanjutnya.

Selain itu, Kemenkominfo juga telah memanggil seluruh platform media sosial yang beroperasi di Indonesia.

Seperti Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, dan Telegram.

Pemanggilan ini dilakukan untuk mencapai kesepahaman terkait pencegahan konten radikalisme.

Baca: Gas Bersubsidi Langka di Subulussalam, Kalaupun Ada Harganya Sangat Mahal

Baca: Malam Ini Mulai Shalat Tarawih, Ini 6 Keutamaan Shalat Tarawih Hari Pertama dan Hukumnya

 Kadis, PNS, dan IRT di Aceh Ditangkap terkait Ujaran kebencian di Medsos

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, didampingi Kabagops Kompol Ahzan, dan Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha memperlihatkan sejumlah postingan Plt Kadis PMG Lhokseumawe diakun Facebook dalam konfrensi pers yang berlangsung di Mapolres setempat, Selasa (15/5).
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, didampingi Kabagops Kompol Ahzan, dan Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha memperlihatkan sejumlah postingan Plt Kadis PMG Lhokseumawe diakun Facebook dalam konfrensi pers yang berlangsung di Mapolres setempat, Selasa (15/5). 

Dalam dua hari terakhir polisi di Aceh menangkap tiga warga karena dugaan menyebar ujaran kebencian melalui media sosial (medsos).

Tersangka yang ditangkap termasuk pejabat setingkat kepala dinas di Lhokseumawe, PNS di Simeulue, dan ibu rumah tangga (IRT) di Banda Aceh.

Dari Banda Aceh dilaporkan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Aceh menangkap seorang IRT berinisial WF (37) terkait komentarnya di jejaring facebook mengenai insiden bom bunuh diri di Surabaya yang bernada SARA.

Halaman
1234
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help