Meski Malam, Pasar Idi Rayeuk Masih Dipadati Penjual dan Pembeli Daging Meugang

Tidak hanya itu, kawasan pasar Idi Rayeuk juga sudah dipadati penjual daging meugang, termasuk pedagang bumbu musiman

Meski Malam, Pasar Idi Rayeuk Masih Dipadati Penjual dan Pembeli Daging Meugang
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI
Warga masih masih memadati lokasi penjualan daging meugang kawasan kota Idi Rayeuk, Aceh Timur, Selasa (15/5/2018) malam. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Antusias masyarakat menyambut bulan Ramadhan 1439 H di Aceh Timur, tampak sangat terasa.

Termasuk lokasi tempat penjual daging meugang masih dipadati warga.

Amatan Serambinews.com, Selasa (25/5/2018) malam ini sekitar pukul 22.00 WIB, tidak hanya warkop di tepi jalan Medan-Banda Aceh, kawasan kota Idi Rayeuk, Aceh Timur, saja yang tampak ramai dipadati warga.

Baca: Komunitas Wartawan di Aceh Bagikan Daging Meugang untuk Puluhan Yatim dan Duafa

Tapi jejeran pertokoan baik toko kelontong, pakaian, dan yang menjual berbagai jenis lainnya tetap buka, dan tampak sangat ramai disesaki pembeli.

Tidak hanya itu, kawasan pasar Idi Rayeuk juga sudah dipadati penjual daging meugang, termasuk pedagang bumbu musiman.

Baca: Kisah Nek Ramlah Hidup Sebatang Kara di Nagan Raya, Sudah 12 Tahun tak Beli Daging Meugang

Suasana ini tampak sangat berbeda dari suasana malam sebelumnya sebelum menjelaskan memasuki Puasa.

Namun, demikian hasil wawancara Serambinews.com dengan sejumlah pedagang.

Harga jual daging meugang tahun ini di Idi Rayeuk masih tetap sama dengan tahun sebelumnya, yaitu dengan kisaran harga Rp 160-170 ribu per kilogram.(*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help