Ribuan Buah Kelapa Muda Masuk Banda Aceh, Biasanya 1 Hingga 7 Puasa tak Ada yang Panjat Pohon Kelapa

"Karena sejak 1 - 7 hari puasa, di daerah sentra produksi kelapa muda, tidak ada yang memanjat pohon kelapa,"

Ribuan Buah Kelapa Muda Masuk Banda Aceh, Biasanya 1 Hingga 7 Puasa tak Ada yang Panjat Pohon Kelapa
SERAMBINEWS.COM/HERIANTO
Pedagang di Jalan Imam Bonjol, samping eks bioskop garuda banda aceh, sedang menyusun kelapa muda yg baru di beli dari pedagang kelapa muda Bireuen, Rabu (16/5/2018). 

Karena itu, para pedagang minuman air kelapa muda di jalan Imam Bonjol ini, harus banyak menyimpan stok guna dijual kepada masyarakat yang membutuhkan untuk air berbuka puasa.

Menurut Irfan, harga beli kelapa muda dari pedagang kabupaten/kota menjelang puasa sedikit naik.

Bulan lalu harganya Rp 3.000 per buah untuk ambilan ratusan – ribuan. Dua hari menjelang puasa, harganya naik Rp 800 per buah menjadi Rp 3.800 per buah, untuk pengambilan jumlah yang sama.

Pedagang minuman air kelapa muda menjual kembali kelapa mudanya kepada pelanggan satu gelas bersama kelapa mudanya Rp 7.000 per buah.

Baca: Hasil Sidang Isbat, Menteri Agama Putuskan Awal Puasa Ramadhan Jatuh pada Kamis, 17 Mei 2018

Keuntungan menjual kelapa muda itu, tidak terlalu besar hanya Rp 2.200 per buah. Tapi karena jumlah yang terjual banyak, mencapai ratusan buah, keuntungannya jadi lumayan banyak.

Permintaan air kelapa muda pada bulan puasa, kata Irfan, selalu terus meningkat sampai menjelang lebaran.

Kenapa masyarakat banyak mencari air kelapa muda untuk tambahan menu buka puasanya.

Karena air kelapa muda bisa menambah kesegaran dan kebugarana tubuh.

Baca: Jelang Puasa, Forkopimda Keluarkan Seruan

Ini karena di dalam air kelapa muda banyak terdapat ion-ion yang dibutuhkan tubuh untuk kesegaran tubuh.

Apalagi setelah berpuasa 12 jam, tubuh biasanya lemas, setelah minum air kelapa muda kembali segar dan bugar, bahkan sehat dan kuat.

“Atas dasar penggunaan untuk kesegaran dan kebugaran tubuh itu, daya beli air dan kelapa mudanya, terus meningkat sampai menjelang lebaran Idul Fitri,” ujar Irfan. (*)   

    

  

Penulis: Herianto
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help