Ramadhan 1439 H

Gegerkan Umat Muslim Dunia, Ini Pesan Ramadhan Donald Trump, Apa Isinya?

Diketahui, hubungan antara sebagian besar Muslim Amerika dan Trump memburuk sejak masa pencalonannya.

Gegerkan Umat Muslim Dunia, Ini Pesan Ramadhan Donald Trump, Apa Isinya?
salon
Donald Trump 

SERAMBINEWS.COM - Ikut menyambut bulan Ramadhan dan menggelar buka puasa telah menjadi kebiasaan Gedung Putih.

Sayangnya, selama masa pemerintahan Donald Trump, kebiasaan baik tersebut tampak berubah.

Ramadhan tahun lalu, Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri menolak tradisi buka puasa bersama.

Tetapi, Selasa (15/5), Gedung putih merilis sebuah pernyataan dengan nada yang sangat berbeda.

Dilansir Grid.ID dari Washington Post, pernyataan tersebut berisi bahwa libur puasa selama sebulan di mulai pada minggu ini.

"Gedung Putih menyatakan bahwa keberadaan umat Muslim menambah permadani agama kehidupan Amerika oleh sebab itu libur selama liburan akan dimulai pada minggu ini," begitu bunyi pesan tersebut.

Baca: Saat Teror Terjadi, Ternyata Ustaz Somad Tausiah Dekat Mapolda Riau

Baca: Makhluk Misterius Aneh Terdampar di Pantai Filipina

Baca: Sebelum Terlambat, Kenali 7 Sinyal yang Diberikan Tubuh Saat Bermasalah

"Bersama Departemen Luar Negeri, Gedung Putih menyatakan akan menjadi tuan rumah iftar atau buka puasa pada awal Juni," ujar Ray Mahmood, seorang pengembang property Muslim terkemuka yang telah lama terlibat dalam diplomasi antar agama di wilayah D.C.

Mahmood menambahkan bahwa pemerintah telah mengabulkan salah satu permintaan umat Muslim di Amerika Serikat.

"Setidaknya Presiden di Gedung Putih iini bisa menunjukkan toleransi dan penerimaan," katanya.

Wakil sekretaris pers Gedung Putih, Lindsay Walters mengatakan pada Rabu (16/5) bahwa hingga saat ini belum ada update terbaru soal pesan tersebut.

Gedung Putih
Gedung Putih ()
Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved