Ramadhan 1439 H

'Snooze' pada Alarm untuk Bangunkan Sahur Dapat Berakibat Buruk Bagi Tubuh

Hal itu kita lakukan karena kita merasa jumlah tidur kita tidak pernah cukup sehingga kita meminta perpanjangan waktu.

'Snooze' pada Alarm untuk Bangunkan Sahur Dapat Berakibat Buruk Bagi Tubuh
Beranisehat.com
Alarm Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Mungkin banyak orang yang mengandalkan alarm untuk membangunkannya ketika sahur.

Sedikit banyak, alarm dapat membantu kehidupan manusia, apalagi seseorang yang hidup seorang diri.

Beberapa dari kita juga tidak langsung bangun ketika alarm berbunyi, namun menekan tombol snooze (tunda) sehingga alarm akan berbunyi lagi 10 menit setelahnya.

Hal itu kita lakukan karena kita menginginkan waktu ekstra 10, 20, 30 menit kemudian untuk kembali tidur.

Hal itu kita lakukan karena kita merasa jumlah tidur kita tidak pernah cukup sehingga kita meminta perpanjangan waktu.

Tahukah Anda, bahwa menunda alarm itu berdampak buruk bagi tubuh kita?

Tubuh kita memiliki beberapa mekanisme untuk mempersiapkan diri untuk bangun dari tidur dan bergerak.

Baca: Seratusan Anggota Polres Aceh Tenggara Disebar untuk Pengamanan Shalat Tarawih di Masjid-Masjid

Baca: 10 Desa di Matangkuli Tiba-tiba Direndam Banjir Setinggi 40 Cm sampai 1 Meter, Ini Penyebabnya

Salah satunya adalah menaikkan suhu inti, yang membuat kita sadar betul yang dimulai sekitar dua jam sebelum tubuh merasa siap untuk bangun.

Jika kita merasa tidak cukup tidur, jam alarm akan kita matikan sementara suhu kita masih dalam rentang tidur nyenyak.

Udara dalam kamar terasa dingin, sementara tempat tidur terasa lebih nyaman dari sebelumnya.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help