Tafakur

Silaturrahmi

Sesungguhnya (kata) rahmi diambil dari (nama Allah) ar-Rahman. Allah berkata, “Barangsiapa menyambungmu

Silaturrahmi

Oleh: Jarjani Usman

“Sesungguhnya (kata) rahmi diambil dari (nama Allah) ar-Rahman. Allah berkata, “Barangsiapa menyambungmu (rahmi/kerabat), Aku akan menyambungnya; dan barangsiapa memutuskanmu, Aku akan memutuskannya” (HR. al-Bukhari).

Dampak positif dari suatu ibadah yang benar dilakukan karena Allah sangatlah banyak bagi kita manusia. Di antaranya, semakin kuatnya jalinan ukhuwah dan silaturrahmi atau tali kasih sayang dengan sesama hamba Allah. Semakin sering bertemu dan bersama di rumah Allah akan semakin kuat rasa seiman, persaudaraan dan rasa seperjuangan dalam rangka mencari riza Allah. Dengan demikian, menjadi sangat aneh bila karena karena shalat sunat saja, ada orang yang tega bertengkar dan memutuskan silaturrahmi.

Padahal menjaga silaturrahmi adalah kewajiban bagi setiap orang. Seseorang yang mau menjaga silaturrahmi juga pertanda ia beriman terhadap adanya kehidupan akhirat. Karena itu, menjalin silaturrahmi yang sempat terputus sangatlah penting. Apalagi banyak sekali manfaat memiliki silaturrahmi yang kuat, seperti dipanjangkan umur dan memperoleh rezeki. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW mengatakan: “Siapa saja yang senang dilapangkan rizekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sebaliknya, sungguh sangat berdosa serta dibenci Allah terhadap perbuatan memutuskan silaturrahmi. Memutuskan silaturrahmi juga bisa menyebabkan tak diterimanya doa.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help