Dua Peraturan Baru Ini Akan Mengubah Jalannya Pertandingan Bulu Tangkis

Peraturan baru tersebut ternyata mempunyai tujuan untuk memberikan hiburan yang semakin menarik bagi para penggemar bulu tangkis.

Dua Peraturan Baru Ini Akan Mengubah Jalannya Pertandingan Bulu Tangkis
BolaSport.com
Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon (kanan)/Kevin Sanjaya Sukamuljo, berpose dengan trofi dan medali yang mereka raih seusai menjuarai turnamen BWF Super series Finals 2017 di Hamdan Sports Complex, Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (17/12/2017). 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Poul-Erik Hoyer Larasen, memberikan gambaran tentang materi yang menjadi fokus pembahasan pada rapat di Thailand.

Jajaran anggota BWF akan menggelar rapat penting di Bangkok, Thailand, hari ini, Sabtu (19/5/2018).

Mengenai kabar tersebut, sudah beredar berbagai rumor tentang apa yang akan dibahas pada rapat penting di ibu kota Thailand tersebut.

Untuk menghentikan berbagai spekulasi yang melenceng, Poul-Erik Hoyer Larsen memberikan komentarnya mengenai agenda rapat tersebut.

(Baca: Ini Jadwal Pertandingan dan Skuad Indonesia pada Piala Thomas dan Uber 2018 di Thailand)

(Baca: Pemain Ganda Putra Indonesia Mohammad Ahsan Berniat Puasa Saat Berlaga di Piala Thomas 2018)

(Baca: Ini Kata Kevin Sanjaya Soal Peluang Indonesia pada Piala Thomas 2018 di Bangkok)

Menurut Poul-Erik Hoyer, rapat di Bangkok bertujuan untuk membahas peraturan bulu tangkis yang baru.

Peraturan baru tersebut ternyata mempunyai tujuan untuk memberikan hiburan yang semakin menarik bagi para penggemar bulu tangkis.

"Kami ingin meningkatkan nilai hiburan dari bulu tangkis untuk para penggemar," ucap Poul-Erik Hoyer seperti dilansir Serambinews.com dari BolaSport.com.

Cara meningkatkan hiburan tersebut dijelaskan oleh Poul-Erik Hoyer Larsen dengan menambah momen-momen krusial dari setiap pertandingan.

Hal itu pula yang membuatnya ingin mengubah sistem poin dari 21 x 3 gim menjadi 11 x 5 gim.

"(Selain itu) kami juga memperpendek waktu dari pertandingan-pertandingan bulu tangkis," tutur Poul-Erik Hoyer.

BWF juga sudah mempersiapkan aturan baru yang sebelumnya belum pernah dipakai dalam sebuah kejuaraan bulu tangkis.

(Baca: BWF Terapkan Peraturan Baru Turnamen Bulutangkis Musim 2018-2021, Ini Rangkumannya)

Peraturan baru tersebut ialah penambahan time-out untuk setiap pertandingan bulu tangkis.

"Time-out akan menjadi hal yang baru dan akan membuat para pemain akan sangat bergantung pada naluri dan ide mereka sendiri," ujar Poul-Erik Hoyer.

"Hal itu lebih bagus daripada (pemain) terlalu mendapat arahan dari pelatih seperti yang digunakan pada sistem saat ini," tambah Poul-Erik Hoyer lagi.

Jika regulasi tersebut benar-benar disahkan, maka para pebulu tangkis harus mempersiapkan diri dengan aturan yang berbeda tersebut.

Saat ini, para pebulu tangkis sedang disibukkan dengan gelaran Piala Thomas dan Piala Uber 2018 yang akan digelar pada 20-27 Mei mendatang.(*)

Editor: Safriadi Syahbuddin
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved