Hikayat Apa Ramli Bikin Parpol Pendukung Jokowi Naik Pitam, Akhirnya KIP Abdya Ditegur Panwaslu

"Kita sudah mengingatkan dan tegur KIP, agar kedepan, persoalan seperti itu tidak lagi terjadi,"

Hikayat Apa Ramli Bikin Parpol Pendukung Jokowi Naik Pitam, Akhirnya KIP Abdya Ditegur Panwaslu
ist
Rismanidar SPdI MA, Anggota Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Abdya.

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Komisi Independen Pemilihan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kabarnya ditegur oleh Panitia Pengawasan Pemilu (Panwaslu) setempat.

Ditegurnya KIP Abdya itu, disebabkan ulah seniman asal Abdya, Apa Ramli yang dinilai melakukan kampanye terselubung untuk salah satu bakal Calon Presiden 2019, pada acara pagelaran seni budaya yang dilaksanakan oleh KIP Abdya pada akhir April 2018 lalu.

Baca: Panwaslu Abdya Imbau Parpol tak Curi Start Kampanye, Termasuk di Media Sosial

Komisioner Panwaslu Abdya, Rismanidar SPdI MA saat dikonfirmasi Serambinews.com, Sabtu (19/5/2018) membenarkan pihaknya telah menegur KIP Abdya terkait aksi Apa Ramli pada pagelaran seni budaya beberapa waktu lalu.

"Kalau masalah Apa Ramli itu, telah kita minta klarifikasi langsung pada beliau. Bukan itu saja, KIP Abdya juga sudah kita panggil dan mintak klarifikasi atas peristiwa tersebut," kata Rismanidar SPdI MA.

Komisioner Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Abdya itu mengatakan suah mendengar penjelasan dari Apa Ramli dan para komisioner KIP Abdya.

Pihaknya menilai aksi tersebut terjadi disebabkan kelalaian dari KIP Abdya selaku penyelanggara kegiatan.

Baca: Tujuh Calon Anggota KIP Abdya Gugur, Satu tak Lengkap Berkas dan Sisanya Kader Partai Politik

"Kita sudah mengingatkan dan tegur KIP, agar kedepan, persoalan seperti itu tidak lagi terjadi," sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pagelaran seni budaya oleh KIP Abdya diwarnai kampanye terselubung, yang dibawakan oleh seniman asal Abdya, Apa Ramli.

Dalam hikayat itu, Apa Ramli tiba-tiba menyinggung perihal Pilpres 2019.

Dalam syairnya itu, Apa Ramli mengajak untuk memilih salah satu bakal calon presiden yang pernah bersaing dengan Jokowi 2014 silam.

Akibatnya, sejumlah parpol yang sudah menyatakan mendukung Jokowi pada Pilres 2019 pun naik pitam, dan meminta Apa Ramli segera turun dari panggung utama.

Menyadari syair yang dibawa oleh Apa Ramli tak netral dan sudah melenceng, pihak KIP meminta Apa Ramli menyudahi syairnya tersebut. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved