Jumat, 1 Mei 2026

Jalan Pasar Pagi Bireuen Semrawut

Ruas jalan Pasar Pagi Bireuen kini semakin semrawut. Kondisi itu mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas

Tayang:
Editor: hasyim
SERAMBI/FERIZAL HASAN
Jalan kawasan Pasar Pagi Bireuen macet, karena pengendara kendaraan melintas di jalur yang salah atau melanggar rambu lalulintas. Ruas jalan tersebut seharusnya satu arah, tapi banyak pengendara sepmor dan becak melaju berlawanan arah. Foto diambil Kamis (17/5) sore. SERAMBI/FERIZAL HASAN 

BIREUEN - Ruas jalan Pasar Pagi Bireuen kini semakin semrawut. Kondisi itu mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas di kawasan padat kendaraan tersebut.

Pantauan Serambi, Jumat (18/5) sore, kesemrawutan di jalan pasar Bireuen terjadi pada ruas Jalan Pengadilan Lama hingga ke depan kantor POM Bireuen. Kemudian di Jalan Pasar Ikan mulai dari depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen hingga ke pasar ikan.

Kesemrawutan terjadi karena para pedagang kaki lima (PKL), pedagang buah-buahan, dan pedagang sayuran, membuka lapak daganganya hingga ke median jalan. Selain itu, banyak pengendara yang melaju berlawanan arah atau melanggar rambu-rambu lalu lintas, sehingga terjadi kemacetan yang cukup parah.

Tidak hanya itu, pemilik kendaraan seperti sepeda motor dan becak juga banyak yang memarkirkan kendaraannya di tempat terlarang atau parkir sembarangan. Praktis, kondisi ini membuat kendaraan lain sulit untuk melintas.

“Kita berharap ada pengawasan atau pengamanan pihak atau petugas terkait agar tidak terjadi kemacetan dan kesemrawutan, karena masyarakat yang berbelanja ke pasar kini semakin ramai sehingga kendaraannya cukup padat,” ujar M Rizal (36), warga Kota Juang.

Diharapkannya, ke depan apa pun jenis kendaraan, baik roda dua, roda tiga, maupun roda empat, agar tidak diperbolehkan lagi masuk ke dalam pasar. “Tapi, Pemkab Bireuen harus menyediakan lahan parkir di luar pasar dan melarang kendaraan masuk pasar, serta menertibkan pedagang yang berjualan hingga ke median jalan,” harap M Rizal.(c38)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved