Tafakur

Mengentaskan Miskin

Islam adalah agama yang peduli terhadap segala hal, termasuk orang miskin. Hal ini terbukti dalam sejumlah ayat Alquran dan hadits

Mengentaskan Miskin
Tafakur

Oleh: Jarjani Usman

“Tidaklah mukmin orang yang kenyang sementara tetangganya lapar sampai ke lambungnya” (HR. Al Bukhari).

Islam adalah agama yang peduli terhadap segala hal, termasuk orang miskin. Hal ini terbukti dalam sejumlah ayat Alquran dan hadits, yang mengajak untuk selalu menunjukkan kepedulian kepada orang-orang miskin. Bahkan dalam Alquran Surah al Ma’un, seseorang yang beriman pun tapi tidak mau peduli terhadap orang miskin digolongkan sebagai pendusta agama. Namun, menunjukkan kepedulian terhadap orang-orang miskin bukan hanya perlu perhatian pemerintah, tetapi juga rakyat.

Pemerintah, misalnya, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa pendidikan berkualitas bisa dirasakan secara merata, termasuk orang-orang miskin. Soalnya, pendidikan bisa membantu banyak orang keluar dari kemiskinan. Dengan pendidikan berkualitas, seseorang akan memiliki pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhannya. Dengan demikian, mengangkat guru yang tak berkualitas berlawanan dnegan program pengentasan kemiskinan.

Sebaliknya, rakyat juga harus membantu menurunkan kemiskinan dengan memilih orang-orang pintar untuk menjadi pemimpin dan wakil rakyat. Memiliki orang-orang tak pintar akan menambah kemiskinan, karena tak mampu memikirkan bagaimana memberdayakan masyarakat miskin.

Namun yang lebih penting adalah memilih orang-orang pintar, beriman, dan bertakwa menjadi pemimpin dalam rangka mengentaskan kemiskinan. Alasannya, orang pintar bertakwa bukan hanya mampu memikirkan dan merancang program pengentasan kemiskian, tetapi juga bersungguh-sungguh menjalankannya karena takut kepada Allah.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help