Mogok tak Ganggu Pelayanan

SEMENTARA itu, Kepala Puskesmas Tanah Jambo Aye, Harry Laksamana kepada Serambi menyebutkan, jumlah PNS di puskesmas

Mogok tak Ganggu Pelayanan
Petugas medis di RSUD Nagan Raya, berkumpul di depan ruang IGD RSUD guna melakukan mogok kerja, Sabtu (7/6) pagi terkait belum tuntasnya pembayaran upah kerja. SERAMBI/DEDI ISKANDAR

SEMENTARA itu, Kepala Puskesmas Tanah Jambo Aye, Harry Laksamana kepada Serambi menyebutkan, jumlah PNS di puskesmas itu 73 orang dan tenaga sukarelawan mencapai 138 orang. “Jadi, dengan mogoknya sukarelawan tidak memberi pengaruh dalam pelayanan kepada masyarakat. Malah dengan mereka mogok, PNS jadi tahu pekerjaannya,” ujarnya.

Selain itu, jelas Harry, dengan mogoknya sukarelawan, PNS jadi lebih banyak hadir ke kantor. “Jadi, persoalan uang jasa tersebut adalah keputusan PNS dalam rapat. Sukarelawan berharap 15 persen, tapi PNS hanya memberikan 10 persen, sehingga tak ada titik temu,” bebernya.

Karena tak menghasilkan kesepakatan, terangnya, pihak puskesmas mengambil sikap untuk berpedoman kepada aturan. “Dalam aturan Permenkes tidak menyebutkan jasa sukarelawan. Jadi, kalau mereka mau bekerja dengan tak ada uang jasa, monggo. Tapi kalau tidak mau bekerja di puskesmas, mau bukan lapangan kerja sendiri, juga silakan,” tandas Harry.(jaf)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved