Aula Lolos Beasiswa ke AS

Aula Andika Fikrullah Al Balad, alumnus Pendidikan Fisika Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akhirnya

Aula Lolos Beasiswa ke AS
AULA ANDIKA FIKRULLAH, Penerima Beasiswa USAID 

* Setelah 53 Kali Gagal

BANDA ACEH - Aula Andika Fikrullah Al Balad, alumnus Pendidikan Fisika Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akhirnya berhasil meraih beasiswa USAID Prestasi tahun 2018 setelah 53 kali gagal. Aula berkesempatan melanjutkan studi pascasarjana untuk program Master of Science in Instructional Technology di Lehigh University, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), Agustus mendatang.

Pemuda asal Lampasi Engking, Darul Imarah, Aceh Besar ini menjadi salah satu dari 23 penerima beasiswa USAID Prestasi 2018. Di sela program Pre-Academic Training di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Aula sempat berbagi pengalamannya lolos dalam program prestisius itu beberapa waktu lalu.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Intinya jangan pernah menyerah dan jangan biarkan penolakan menghentikan langkah kita, insya Allah selalu ada jalan,” ujar Aula, yang mengaku tidak asing lagi dengan penolakan hingga 53 program internasional. Namun berkat giat belajar dan terus berdoa, pemuda yang akrab dengan dunia volunteer ini akhirnya mendapat kejutan ‘lolos’ sebagai penerima beasiswa USAID.

Aula merupakan anak pertama di keluarganya yang mengenyam pendidikan. Ayahnya meninggal dalam konflik separatis Aceh 14 tahun lalu dan hanya lah tamatan sekolah rakyat. Sementara ibunya tidak pernah sekolah dan hanya berjualan sayur untuk memenuhi kebutuhan keluarga. “Jangan sampai keterbatasan ekonomi menghalangi diri untuk terdidik. Saya percaya pendidikan adalah karunia terpenting dalam hidup,” katanya.

Raja Baca Aceh tahun 2014 itu selama ini aktif di berbagai komunitas di Banda Aceh. Aula tercatat sebagai sekretaris di Pesantren Raudhatul Mubarakah, di samping menjadi koordinator volunteer di Forum Bangun Aceh yang fokus pada masalah ekonomi dan pendidikan, serta membantu kaum disabilitas.

Pada bagian lain, Aula menjelaskan bahwa sejak didirikan pada tahun 2007, program beasiswa USAID Prestasi telah memperkuat hubungan diplomatik dan mendorong kerja sama timbal balik antara Amerika Serikat dan Indonesia.

Dikatakan, beasiswa ini membantu ratusan siswa belajar untuk gelar master di bidang akademik. Banyak siswa yang telah berpartisipasi dalam Program Prestasi dan melanjutkan karir di pemerintahan, industri, kampus, dan memimpin komunitas mereka.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help