Piala Dunia 2018

ISIS Rilis Poster Ancam Penggal Ronaldo dan Messi di Piala Dunia 2018

Sixgill mengungkapkan poster itu yang didapat dari kelompok pro-ISIS melalui aplikasi Telegram.

ISIS Rilis Poster Ancam Penggal Ronaldo dan Messi di Piala Dunia 2018
ISIS Rilis Poster Bunuh Ronaldo dan Messi di Piala Dunia Rusia 2018 

SERAMBINEWS.COM -- Kelompok militan ISIS mengeluarkan ancaman kepada Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada Piala Dunia 2018 mendatang.

Dikutip dari Mirror, ancaman ISIS melalui sebuah poster itu diketahui dari perusahaan intelijen siber Sixgill.

Sixgill mengungkapkan poster itu yang didapat dari kelompok pro-ISIS melalui aplikasi Telegram.

Poster menggambarkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dipenggal oleh pasukan pasukan teroris berseragam abu-abu di atas rumput di sebuah stadion.

Baca: Menteri Agama Minta Maaf Usai Rilis 200 Nama Mubalig, Ustaz Ini Minta Namanya Dicoret

Baca: Selama 20 Tahun Selalu Ditanya Tentang Momongan, Begini Jawaban Bijak Dewi Sandra

ISIS Rilis Poster Bunuh Ronaldo dan Messi di Piala Dunia Rusia 2018
ISIS Rilis Poster Bunuh Ronaldo dan Messi di Piala Dunia Rusia 2018 

Tidak hanya itu, dalam poster tersebut logo Piala Dunia Rusia juga dibuat patah. Terdapat juga tulisan berbahasa Arab dan Italia di dalamnya.

Tulisan bahasa Italia itu memiliki arti, "bumi akan penuh dengan darah Anda". Dengan tulisan Negara Islam di posisi paling bawah.

Itu merupakan ancaman kedua di bulan Mei yang dikeluarkan ISIS untuk Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia.

Pada awal Mei, ISIS juga mengancam dengan poster bergambar timnas Rusia dan Presiden Vladimir Putin dalam seragam militer.

Poster itu bertuliskan "hidup atau mati", "pertandingan besar" dan "IS vs Rusia".

Baca: 11 Jenderal Polisi dan TNI di Lingkungan Jokowi, Berikut Sosok Serta Posisinya di Pemerintahan

Baca: H. Sayed Fuad Zakaria, SE Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Seperti diberitakan sebelumnya, serangkaian poster yang mengancam Piala Dunia muncul sejak Oktober lalu.

Halaman
123
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help