Polisi Upayakan Jalan Damai

Polsek Pante Ceureumen Aceh Barat hingga belum menetapkan tersangka dalam kasus perkelahian

Polisi Upayakan Jalan Damai
RADEN BOBBY ARIA PRAKASA, Kapolres Aceh Barat

* Kasus Aparat Desa dan Warga Berkelahi

MEULABOH - Polsek Pante Ceureumen Aceh Barat hingga belum menetapkan tersangka dalam kasus perkelahian di Desa Keutambang kecamatan setempat pada Jumat (18/5) lalu.

“Tokoh warga dari mukim dan desa sudah menyampaikan ke kita (polisi). Kasus perkelahian itu diharapkan bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Praksa melalui Kapolsek Pante Ceureumen Iptu Maini Salmasih menjawab Serambi kemarin.

Menurutnya dalam kasus tersebut kedua pihak sudah dimintai keterangan karena mereka saling lapor. Kapolsek mengatakan bila kedua pihak tidak sepakat menyelesaikannya dengan Qanun Aceh Nomor 9/2008, maka akan diproses sesuai hukum berlaku. Namun sejauh ini polisi masih menunggu karena adanya permintaan mukim dan sejumlah tokoh-tokoh di Kecamatan Pante Ceureumen dengan harapan kasus itu bisa mereka selesaikan secara kekeluargaan.

“Kalau tidak tentu akan dijerat dengan pidana. Kedua pihak sebagai pelapor dan kedua pihak itu bisa saja terjerat,” katanya.

Seperti diberitakan kemarin, laporan tentang persoalan dana desa berujung bentrok fisik antara aparat gampong dengan warga di Desa Keutambang, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, terjadi ketika Tim Inspektorat Aceh Barat turun ke Desa Keutambang melakukan pemeriksaan rutin program dana desa.

Kasus itu bermula karena ada sejumlah warga membuat laporan ke Inspektorat Aceh Barat tentang dugaan persoalan pengelolaan dana Desa Keutambang. Selanjutnya pada Jumat (18/5), tim Inspektorat sebanyak lima orang turun ke Keutambang dan melakukan pertemuan di kantor keuchik.

Sehubungan kedatangan tim Inspektorat, Keuchik Keutambang M Adami TL mengumpulkan aparat desa. Turut hadir seorang warga bernama Arifin yang membuat surat pengaduan ke Inspektorat. Dalam pertemuan itulah, tak jelas siapa yang memulai, tiba-tiba terjadilah adu mulut antara Arifin dengan aparat desa dan Keuchik Adami.

Adu mulut semakin panas sehingga berujung baku hantam yang melibatkan kedua pihak. Tak jelas siapa yang memulai perkelahian itu, namun masing-masing pihak mengaku menjadi korban sehingga sama-sama melapor ke Polsek Pante Ceureumen.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help