Pangdam IM: Puasa Memperkokoh kehidupan Berbangsa

Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH

Pangdam IM: Puasa Memperkokoh kehidupan Berbangsa
PANGLIMA Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH menjadi penceramah Ramadhan, sebelum shalat tarawih dan witir di Masjid Raya Baiturrahman (MRB), Senin (21/5). 

BANDA ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH, Senin (21/5) malam, menjadi penceramah Ramadhan, sebelum shalat tarawih dan witir di Masjid Raya Baiturrahman (MRB).

Dalam kesempatan itu, Pangdam menyampaikan beberapa hal terkait ibadah puasa dan upaya menjaga persatuan Indonesia. Pangdam mengajak seluruh komponen masyarakat di Aceh untuk bersama-sama menampilkan sikap Islami sebagai ummatan wahidatan dan kairu umah.

“Dalam menanamkan sikap tersebut kita harus dapat mengimplementasikan sikap cinta Tanah Air yang dapat dilihat dari adanya rasa memiliki, bangga, menghargai, menghormati, dan loyalitas yang dimiliki oleh setiap manusia,” kata Pangdam Abdul Hafil Fuddin.

Puasa dikatakan Pangdam, membawa pengaruh yang besar terhadap perubahan fisik bagi yang konsisten melaksanakannya, atas dasar iman dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. “Ibadah puasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita, juga dapat menangkal segala macam penyakit. Puasa juga dapat mengontrol emosional dan menekan nafsu amarah kita,” ucapnya.

Hafil melanjutkan, ibadah puasa juga dapat berdampak pada kokohnya kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Begitu juga dalam mengawal dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu bangsa Indonesia harus selalu bersatu mempertahankan keutuhan wilayah NKRI.

Pangdam menyebutkan, sejak proklamasi kemerdekaan, Indonesia telah mengalami berbagai macam gangguan, hambatan dan tantangan, baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri, yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Tetapi berkat tekad yang kuat dari seluruh komponen masyarakat, sampai sekarang dapat mempertahankan keutuhan dan kesatuan Indonesia.

“Oleh karena itu, mari kita terus memupuk kebersamaan dan merawat perbedaan sebagai sumber kekuatan yang dilandasi oleh semangat keagamaan yang kuat dengan selalu tetap menjaga kedaulatan, keutuhan dan mencintai bangsa dan negaranya hubbul wathan minal iman, mencintai bangsa Tanah Air adalah sebagian dari iman,” tutup Pangdam IM, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved