Satpol PP Abdya Amankan Belasan Ekor Ternak, Bagi Pemilik yang Ingin Ambil Ini Biayanya

Bagi pemilik yang merasa kehilangan hewan ternak jenis sapi dan kerbau, bisa datang ke kantor Satpol PP dan WH Abdya.

Satpol PP Abdya Amankan Belasan Ekor Ternak, Bagi Pemilik yang Ingin Ambil Ini Biayanya
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Sejumlah petugas Satpol PP dan WH Abdya memantau belasan ekor hewan ternak yang berhasil menangkap 12 ekor hewan ternak jenis sapi dan kerbau yang selama ini berkeliaran di jalan raya, Rabu (23/5/2018) di Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh, Abdya. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Petugas Satpol PP dan WH Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (22/5/2018) malam mengamankan belasan ekor hewan ternak yang selama ini berkeliaran di jalan raya di kawasan Kecamatan Susoh.

Awalnya petugas Satpol PP Abdya berhasil mengamankan 24 ekor hewan ternak jenis sapi dan kerbau setelah berjibaku dengan hewan ternak tersebut.

Sayangnya, karena tempat terbatas, sehingga 12 ekor yang awalnya sudah diamakan itu dilepas kembali.

Baca: Bupati Aceh Besar Minta Warga tak Lepaskan Ternak ke Jalan Raya

Kasat Pol PP dan WH Abdya, Riad SE didampingi Sekretaris Sat Pol PP dan WH Abdya, Amri AR kepada Serambinews.com mengatakan penangkapan 12 ekor sapi itu dalam rangka penertiban hewan ternak dan menjalankan Qanun nomor 2 tahun 2018 tentang larangan melepaskan hewan ternak.

"Kini hewan itu, kita amankan di Cemara Indah Susoh," Kasat Pol PP dan WH Abdya, Riad SE didampingi Sekretaris Sat Pol PP dan WH Abdya, Amri AR.

Bagi pemilik yang merasa kehilangan hewan ternak jenis sapi dan kerbau, katanya, bisa datang ke kantor Satpol PP dan WH Abdya untuk melihat langsung.

Baca: Ternak Berkeliaran di Jalan Tertib Lalu Lintas

Untuk mengambil hewan ternaknya itu, tambahnya, maka sang pemilik harus membayar sanksi atau biaya pemeliharaan dan perawatan, satu malamnya itu dibebankan seekornya Rp 100.000 per malam itu bagi sapi dan kerbau.

"Jika hewan ternak jenis kambing Rp 25.000 per malam," sebutnya.

Menurutnya, jika dalam waktu 10 hari pemilik tidak mengambil hewan ternaknya, maka pihaknya berhak untuk melelang.

"Uang hasil lelang tersebut disetor ke kas daerah," pungkasnya. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved