BREAKING NEWS - Jalur Aceh-Medan Putus di Buluh Didi, Warga Aceh Diimbau Tunda Perjalanan

Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah warga yang melintas dan mengabarkan via akun medsos facebooknya.

BREAKING NEWS - Jalur Aceh-Medan Putus di Buluh Didi, Warga Aceh Diimbau Tunda Perjalanan
ist
Jalan Aceh-Medan putus total di kawasan Buluh Didi, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Sabtu (26/5/2018). 

Laporan Khalidin | Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Masyarakat Aceh yang ingin melakukan perjalanan menuju Medan, Sumatera Utara via Kota Subulussalam maupun sebaliknya ada baiknya menunda dulu.

Pasalnya, dilaporkan adanya badan jalan yang putus di wilayah Pakpak Bharat tepatnya, Simpang Lae Merempat, Buluh Didi lewat Pos Polisi Jalan Raya (PJR) Sabtu (26/5/2018) sore tadi.

Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah warga yang melintas dan mengabarkan via akun medsos facebooknya.

"Kami beritahukan kepada seluruh masyarakat Aceh Singkil, Manduamas, Pakpak Bharat dll. Jalan lintas Kabupaten Pakpak Bharat menuju Aceh putus total tepatnya di Simpang Lae Merempat lewat Pos PJR Buluh Didi.terima kasih," tulis Akun Facebook Tekap Si'mamgger.

Baca: Dua Titik Longsor di Lintas Abdya-Gayo Lues, Pengendara Diminta Hati-hati

Berdasarkan sejumlah foto yang dishare tampak kondisi jalan nasional putus total.

Sebuah jembatan di sana menganga sehingga tak dapat dilintas semua jenis kendaraan.

Belum diketahui kapan jalur ini tuntas dikerjakan. Namun diyakini jika jalur Aceh-Medan via Kota Subulussalam atau pantai barat selatan ini akan lumpuh total.

Sekadar diketahui, Buluh Didi atau lokasi jalan nasional gang putus berada sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Subulussalam atau 6-7 kilometer dari perbatasan Lae Ikan (Gajah Putih).

Baca: Ratusan Warga Suak Jampak, Subulussalam Terkurung, Akses Jalan Putus Akibat Banjir

Jalur ini berada di kawasan Kecamatan Sitelle Tali Urang Jehe.

Lantaran itu, bagi masyarakat Aceh yang sedang menuju Medan via Kota Subulussalam ada baiknya menunda perjalanannya seraya tetap memantuai informasi kapan jalur tersebut berhasil diperbaiki.

Hingga jelang malam ini, cuaca di Kota Subulussalam dan sekitarnya masih diwarnai hujan dan tak jarang gemuruh petir.

Cuaca ekstrem ini menjadi faktor utama terjadinya longsor dan pohon tumbang. (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved