Puja Syarma, Penyanyi Religi dari Singkil

BUKAN soal bakat, kualitas vokal dan teknik yang membuat karier menyanyinya, belum menapaki puncak kesuksesan

Puja Syarma, Penyanyi Religi dari Singkil
Syarifah Mahfuza

BUKAN soal bakat, kualitas vokal dan teknik yang membuat karier menyanyinya, belum menapaki puncak kesuksesan. Berkali-kali mengharumkan nama Aceh Singkil di pentas Nasional. Dialah Syarifah Mahfuza, yang lebih dikenal dengan nama Puja Syarma.

Mendapat anugerah suara merdu, membuatnya kerap kebajiran undangan dari berbagai kota untuk mengisi acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan acara religi. Tidak hanya bersuara merdu ketika bernyanyi. Suaranya menjadi penyejuk jiwa ketika melantunkan ayat-ayat suci Alquran.

Tak mengherankan ketika rekaman bernyanyi atau mengaji diunggah ke Youtube, selalu ditonton ribuan bahkan jutaan penggemarnya. Salah satunya Khatmil Quran Puja Syarma Ft Ustad Gede Hadi yang diunggah ke Youtube pada 23 Mei 2018 lalu, kurang dari 15 jam sudah ditonton hampir 4.000 orang.

Tidak hanya itu, banyak aktivitas Puja yang sebelumnya telah diunggah ke akun medsos miliknya, Mahfuza Said, yang mendapat beragam sambutan dari para netizen. Lagu Assalamu’alaika yang dibawakannya, misalnya, sempat viral dan mendapat sambutan luar biasa dari para netizen.

Lagu bernuansa religi yang diunggah ke Youtube pada 10 Desember 2017 lalu itu, sampai Sabtu (26/5) siang kemarin, sudah ditonton lebih dari 32 juta kali, menghasilkan 261 ribu like, dan lebih 19 ribu comments. “Cantik, bagus pula suaranya, sungguh satu karunia yang luar biasa,” komentar Faozy Gittink, seorang netizen.

Bukan hanya mendapat kelebihan di bidang olah vokal, dara kelahiran 5 November 1997 itu, memiliki penampilan fisik menarik plus pribadi ramah. “Masih kuliah. Alhamdulillah sekarang sering undangan ke luar kota, ngisi acara di MTQ, di pesantren, haflah, dan acara religi lainnya,” kata mahasiswi semester VI salah satu universitas ternama di Medan, Sumatera Utara itu, saat ditanya aktivitasnya melalui layanan WhatsApp, Kamis (24/5).

Juara MTQ ke-33 tingkat Kabupaten Aceh Singkil 2016 itu, boleh jadi awalnya hanya menyalurkan hobi mengunggah rekaman lagu India, Melayu, lagu daerah dan religi serta mengaji di Youtube. Namun tak dinyana hobinya tersebut langsung kebanjiran liker.

Kepiawaiannya berolah vokal tak perlu diragukan. Sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga menyandang status mahasiswi, selalu menjadi juara tingkat kabupaten maupun provinsi Aceh. Bahkan membuatnya menjadi idola remaja. Namanya selalu dielu-elukan setiap tampil dalam acara kebesaran di Aceh Singkil.

Putri bungsu pasangan Said Jufri dan Hj Mariana Bach, belajar menyanyi secara otodidak di studio mini di rumahnya, di Singkil. Puja mengaku bernyanyi hanya hobi mengisi waktu luang. Cita-cita sesungguhnya menjadi qariah walau kuliah di jurusan Farmasi.

Akan tetapi bakatnya menyanyi tak perlu diragukan, terbukti ia menjadi seorang personel paduan suara HUT ke-69 Kemerdekaan RI di Istana Negara, di Jakarta. “Nyanyi hanya hobi saja, Puja sih maunya jadi qariah,” ujarnya saat berbincang dengan Serambi.

Juara II Festival Bintang Vokalis Gambus Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) 2014 di Palu, Sulawesi Tengah itu, pernah diundang ke Bali. Di pulau dewata tersebut, Puja dipercaya menjadi pembaca Alquran serta mengisi lagu-lagu Islami dalam ceramah mubalig jebolan kontes televisi nasional.

Alumni MAN 1 Singkil itu, tak lantas menerima setiap tawaran tampil menyanyi. Jika sekiranya berbenturan dengan jadwal kuliah. Baginya kuliah merupakan salah satu cara membahagiakan kedua orang tua. Kendati demikian tak menampik jika bernyanyi suatu ketika merupakan jalan hidupnya. (dede rosadi)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help