Aceh Tuan Rumah Balap Pesawat

Lawatan kerja Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf ke Jepang tampaknya berbuah hasil, dia mampu meyakinkan

Aceh Tuan Rumah Balap Pesawat
GUBERNUR Aceh Irwandi Yusuf menjelaskan kepada GM Red Bull GmbH l, Erich Wolf tentang kondisi iklim Aceh sebagai arena Red Bull Air Race World Championships tahun 2020 di Race Airport, Chiba Japan, Sabtu (26/5). 

BANDA ACEH - Lawatan kerja Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf ke Jepang tampaknya berbuah hasil, dia mampu meyakinkan RedBull GmbH untuk menggelar Red Bull Air Race World Championships Tahun 2020 di Sabang. General Manager RedBull GmbH, Erich Wolf segera mengutuskan Tim Air Race ke Aceh untuk meninjau lapangan udara dan ruang udara Aceh, seperti telah dipaparkan Irwandi Yusuf dalam kesempatan itu.

Hal ini disampaikan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf melalui Juru Bicaranya Saifullah Abdulgani (SAG) di Banda Aceh, seusai dirinya melakukan komunikasi dengan rombongan di Jepang setelah Gubernur Aceh menggelar pertemuan dengan Erick Wolf di Race Airport, Chiba, Japan, Sabtu (26/5). Seperti diberitakan sebelumnya, Air Race World Championships adalah sebuah ajang balapan pesawat dengan manuver-manuver ekstrem yang memacu adrenalien para pilotnya.

“Wolf begitu antusias dan langsung memasukkan Aceh sebagai tuan rumah (host city) di calendar Redbull Air Race World Championships 2020 usai mendengar secara seksama paparan Pak Gubernur Irwandi. Paparannya tentang kondisi alam dan ruang udara Aceh yang lengang dan paling tepat dijadikan arena balap udara berkecepatan tinggi dan super ekstrem di dunia saat ini,” kata SAG.

SAG menambakan selain menjelaskan keadaan lagit Aceh, kondisi cuaca, fasilitas Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, dan Bandara Maimun Saleh, Kota Sabang, serta persyaratan teknis yang mungkin dipenuhi pemerintah daerah, Gubernur Irwandi juga menggambarkan indahnya Teluk Sabang dan Lampuuk Lhoknga, Aceh Besar, sebagai alternatif lokasi bermanuvernya para air racer tingkat dunia.

Sebagaimana telah diberitakan Sabtu (26/5), Gubernur Aceh Irwandi Yusuf melakukan lawatan ke Jepang atas undangan Red Bull Air Race melalui Kedutaan Besar Jepang di Indonesia untuk mengikuti pertemuan di Negeri Sakura. Irwandi didampingi Ketua Dekranas Aceh Darwati A Gani, dan Staf Khususnya Hendri Yuzal.

Ikut bersama Gubernur Irwandi, Ketua Tim persiapan Gading Hamonangan, Liaison Officer Redbull Air Race, Deny Ardiansyah dan Teuku Mahfud. Rombongan Gubernur Aceh diperkirakan akan tiba kembali, Senin (28/5) melalui Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta

Masih menurut Irwandi melalui Juru Bicaranya, Saifullah Abdul Gani, pada acara yang sama di Jepang, General Manager Red Bull GmbH, Erick Wolf menjelaskan standar teknis pelaksanaan Red Bull Air Race World Championships. Sedangkan Direktur Finance, Raphael Schallmeiner memaparkan skema bisnis yang sangat menguntungkan tuan rumah penyelenggara Red Bull Air Race World Championships. “Gubernur Aceh dan rombongan juga melihat berbagai persiapan Red Bull Air Race World Championships 2018, di Chiba-Shi, Japan,” tambah Jubir SAG.

Mengutip Gubernur Irwandi yang sedang menuju Jakarta, Jubir SAG menjelaskan bahwa ajang balap pesawat di langit Aceh nanti bukan sekadar gelegar deru pesawat, melainkan juga peluang kerja dan sumber pendapatan masyarakat. RedBull Competition di Jepang menyerap lebih 5.000 tenaga kerja oleh berbagai vendor yang terlibat, mulai usaha catering, kontruksi, hingga pengaturan parkir dll.

Karena itu, lanjut SAG, lebih baik masyarakat ikut terlibat mempersiapkan apa yang bisa ditawarkan dan dijual pada saat balapan pesawat itu berlangsung. Yang bergerak di bidang kerajinan bisa menjual berbagai produk inovatif yang menarik. Begitu juga masyarakat yang menyediakan home stay dapat merekondisi rumahnya pada saat yang tepat.

Lebih lanjut Jubir SAG menegaskan bahwa biaya peyelenggaraan Rad Bull Air Race yang digelar nanti tidak memakai APBA mapun APBN, melainkan penggalangan dana para sponsor dari dalam dan luar negeri. Red Bull Air Race paling menarik perhatian masyarakat dari berbagai belahan bumi, dan para sponsor pun tak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk memperkenalkan aneka produk atau jasa bisnisnya pada ajang spektakuler seperti ini.

“Ini bukan balapan liar jalanan, tapi atraksi pesawat paling ekstrem di bumi saat ini dan pasti akan menyedot aneka sponsor dan penonton dari sejumlah negara,” kata SAG. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help