Cabai Merah Anjlok Jadi 18.000-20.000/Kg

Memasuki minggu kedua Ramadhan 1439 Hijriah, harga cabai merah anjlok dari sebelumnya Rp 30.000-40.000/kg

Cabai Merah Anjlok Jadi 18.000-20.000/Kg
KADISTANBUN Aceh, A Hanan, bedialog dengan pedagang cabai merah di Pasar Lambaro, Aceh Besar, Minggu (27/5). 

BANDA ACEH - Memasuki minggu kedua Ramadhan 1439 Hijriah, harga cabai merah anjlok dari sebelumnya Rp 30.000-40.000/kg menjadi Rp 18.000-20.000/kg. Sedangkan harga bawang merah lokal, harganya masih tetap tinggi, yakni Rp 33.000-35.000/kg. Harga-harga itu setidaknya sesuai pengakuan pedagang sayur di Pasar Lambaro, Aceh Besar, Maskur kepada Kadis Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan SP MM, saat meninjau ke pasar tersebut.

Maskur mengatakan anjloknya harga cabai merah itu karena stoknya semakin banyak yang dipasok dari berabagai daerah produsen, seperti Tangse (Pidie), Sibreh dan Indrapuri (Aceh Besar), dan Meulaboh (Aceh Barat). “Permintaan sedikit, baik untuk kebutuhan rumah tangga, rumah makan, maupun restoran. Misalnya pada hari ini (kemarin-red), saya dapat pasokan cabai dari pedagang pengumpul 300 kilogram. Tetapi sampai siang baru laku 50 kilogram,” kata Maskur.

Sedangkan pedagang lainnya, Ipah mengatakan harga cabai merah Rp 18.000/kg tergolong paling anjlok dibanding Ramadhan tahun lalu paling murah Rp 25.000/kg. Sedangkan harga cabai rawit saat ini masih tetap tinggi mencapai Rp 28.000/kg. Begitu juga bawang merah lokal masih tetap tinggi Rp 33.000-35.000/kg. Adapun bawang merah impor/peking harganya rendah berkisar Rp 13.000 - Rp 18.000/kg. Bawang putih Rp 18.000/kg, tomat relatif stabil Rp 8.000- 9.000/kg, dan kentang Rp 10.000/kg.

Menaggapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan, menyampaikan keprihatinannya atas anjloknya harga cabai merah. Menurutnya, jika harga eceran di pasaran saja hanya Rp 18.000/kg, maka harga di tingkat petani kemungkinan hanya Rp 10.000/kg yang dibeli pedagang pengumpul. “Harga senilai itu di tingkat petani, maka petani masih rugi. Baru ekonomis tanam cabai merah, jika harga di tingkat petani Rp 25.000 sampai Rp 30.000 per kilogram dan harga eceran Rp 35.000- Rp 40.000 per kilogram,” sebut A Hanan.

Meski begitu, A Hanan memperkirakan harga cabai merah bakal naik memasuki minggu ketiga dan keempat Ramadhan, menyusul banyaknya permintaan karena di berbagai lembaga pemerintah dan gampong mengadakan buka puasa bersama memperingati Nuzulul Quran.

Terjait bawang merah, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, A Hanan, mengatakan mulai tahun ini Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian menetapkan Aceh sebagai salah satu pusat pengembangan bawang merah di luar Pulau Jawa, yakni pengembangan 120 hektare tanaman bawang merah se-Aceh dan bawang putih 20 hektare di Bener Meriah dan 10 hektare di Gayo Lues. Sumber dana APBN.

“Pusat memilih Aceh untuk menjadi salah satu pusat pengembangan bawang merah dan bawang putih karena di daerah ini terdapat areal yang sangat cocok. Program ini dilakukan berpola pendampingan. Artinya petani bawang merah dan bawang putih dari pulau Jawa didatangkan ke Aceh untuk memberikan pelajaran kepada petani hingga petani kita benar-benar cinta dan ahli di bidang ini,” kata A Hanan. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help