George Soros Peringatkan Krisis Finansial Besar Akan Terjadi, Negara Mana yang Terancam?

"Kita kemungkinan tengah menuju krisis keuangan besar lainnya," kata George Soros

George Soros Peringatkan Krisis Finansial Besar Akan Terjadi, Negara Mana yang Terancam?
Foto: Georgesoros.com
George Soros 

SERAMBINEWS.COM - Miliarder kelahiran Hungaria, George Soros menilai penguatan tajam dollar AS dan hengkangnya dana asing dari emerging marketakan mendorong terjadinya krisis finansial besar lainnya.

Soros juga mengingatkan, Uni Eropa saat ini juga menghadapi ancaman eksistensial yang akan segera terjadi.

Mengutip Bloomberg, pemutusan kesepakatan nuklir dengan Iran dan "kehancuran" aliansi transatlantik antara Uni Eropa dan AS akan berdampak negatif pada ekonomi Eropa dan menyebabkan masalah lainnya, termasuk devaluasi mata uang emerging market.

Baca: Mewaspadai Krisis Ekonomi 2018

Hal tersebut diungkapkan Soros dalam sebuah pidato di Paris pada Selasa (29/5/2018) kemarin.

"Kita kemungkinan tengah menuju krisis keuangan besar lainnya," jelasnya.

Peringatan keras dari Soros ini muncul karena imbal hasil obligasi Italia telah melonjak ke posisi tertinggi beberapa tahun terakhir.

Selain itu, negara-negara berkembang utama -termasuk Turki dan Argentina- sedang berjuang untuk menahan kejatuhan ekonomi akibat inflasi yang tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, Soros juga menawarkan tiga poin proposal untuk mempertahankan status Uni Eropa. 

Baca: Harga Minyak Anjlok, Krisis Ekonomi Venezuela Makin Parah

CNBC melaporkan, aliansi negara-negara Eropa telah berada di bawah tekanan karena negara yang lebih besar dan lebih kuat menuntut agar mereka mengencangkan ikat pinggang untuk mengurangi utang.

Hal ini telah menyebabkan tingginya angka pengangguran di negara-negara, seperti Yunani dan Italia.

Halaman
123
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help