Luar Negeri

Anggota Daesh Akui Rencana Pembunuhan Terhadap Pangeran George

Ia mengakui tiga tuduhan atas keterlibatannya dalam persiapan aksi teroris dan satu tuduhan lainnya yang mendorong seruan terorisme.

Anggota Daesh Akui Rencana Pembunuhan Terhadap Pangeran George
grid.id

SERAMBINEWS.COM, LONDON - HR, seorang pendukung kelompok teroris Daesh (sebutan lain untuk ISIS) yang menyerukan serangan terhadap putra dari Pangeran William, Pangeran George, telah mengakui sejumlah tuduhan terorisme yang mengarah kepadanya pada Kamis kemarin.

Termasuk tuduhan akan melakukan penyerangan terhadap Pangeran George di sekolahnya.

Dikutip dari laman Fox News, Jumat (1/6/2018), dua minggu memasuki persidangan saat ia mengubah permohonannya, ia pun mengakui tiga tuduhan atas keterlibatannya dalam persiapan aksi teroris dan satu tuduhan lainnya yang mendorong seruan terorisme.

Baca: Walaupun Masih Berusia 4 Tahun, Pangeran George Sudah Menjadi Target Teror ISIS

HR telah meminta pendukung Daesh melalui aplikasi Telegram yang diberi nama 'Lone Mujahid' pada Oktober lalu untuk menargetkan penyerangan terhadap Pangeran berusia empat tahun sekaligus merupakan penerus ketiga dari tahta Kerajaan Inggris itu, seperti yang disampaikan Sky News.

Setelah HR mengaku bersalah, Hakim Andrew Lees kemudian membebankan dua tuduhan lainnya, dan secara tiba-tiba mengakhiri persidangan dengan hukuman yang dijadwalkan pada 28 Juni mendatang.

Lees mengatakan kepada pria tersebut bahwa persidangan telah mendengar 'tuduhan yang paling berat, menurut Sky News.

Baca: Siapa Sangka, Walaupun Bergelimang Harta Anggota Kerajaan Inggris Ternyata Tetap Hidup Hemat

Baca: Kenapa Ratu Elizabeth II Tak Pernah Terlihat Pakai Celana Panjang? Ini Alasannya

"Tidak dapat dipungkiri bahwa anda akan menerima hukuman penjara yang sangat lama dan akan ada pertimbangan untuk hukuman penjara seumur hidup," kata Lees.

Selama dua pekan pertama persidangan, Jaksa Annabel Darliow mengatakan kepada Hakim bahwa HR mendorong serangan pada sejumlah target, termasuk Pangeran George di sekolahnya.

HR memposting sebuah foto pada satu forum yang dienkripsi di Telegram yang menampilkan gambar Pangeran George tengah diintai dua pejuang teroris bertopeng.

"Bahkan (anggota) keluarga kerajaan tidak akan dibiarkan sendirian,".

Baca: Indonesia Patut Mencontoh, 11 Fakta Ini yang Menunjukkan Betapa Hebatnya Negeri Sakura

Baca: Baru Menikah Beberapa Hari, Pangeran Harry dan Meghan Markle Sudah Dapat Peringatan dari Kerajaan

Halaman
12
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help