Malaysia

Syed Saddiq, Generasi Pemimpin Baru Malaysia, Politisi Muda yang Tumbangkan Petahana Tiga Periode

Syed Saddiq adalah seorang politikus muda Malaysia yang menolak tawaran beasiswa dari Universitas Oxford di Inggris

Syed Saddiq, Generasi Pemimpin Baru Malaysia, Politisi Muda yang Tumbangkan Petahana Tiga Periode
kolase Serambinews.com
Syed Saddiq 

SERAMBINEWS.COM - Syed Saddiq adalah seorang politikus muda Malaysia yang menolak tawaran beasiswa dari Universitas Oxford di Inggris dan sebaliknya memilih untuk mewujudkan impiannya menjadi anggota parlemen.

Kekuatan kaum muda terbukti menjadi agen perubahan dalam pemilihan umum Malaysia baru-baru ini ketika untuk pertama kalinya koalisi partai politik Pakatan Harapan menumbangkan Barisan Nasional (BN).

Baru kali ini dalam sejarah Malaysia, BN kalah dalam pemilu.

Selain karena mendapatkan banyak dukungan dari pemilih generasi muda, kegantengannya juga membuat Syed Saddiq Syed Abdul Rahman menjadi perhatian masyarakat.

Baca: Wagub Aceh: Alquran Kunci Membangun Generasi Aceh yang Cerdas dan Bertaqwa

Baca: Fadakom UIN Ar Raniry Safari ke Aceh Jaya, Sambangi 10 Masjid

 
Siapakah Syed Saddiq?

Digambarkan media setempat sebagai seorang polikus yang gagah dan berani, Syed Saddiq, 25 tahun, pemimpin sayap pemuda Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPPM) yang dikomandoi oleh Dr. Mahathir Mohamad ini, baru-baru saja memenangkan kursi parlemen di Muar, negara bagian paling selatan di Malaysia, Johor.

Syed Saddiq mengalahkan pesaing utamanya wakil menteri Razali Ibrahim yang sudah tiga kali menjadi wakil partai yang berkuasa dari Barisan Nasional.

Dalam kampanyenya, dia menjanjikan perumahan terjangkau, internet dengan kecepatan tinggi, pinjaman mahasiswa (PTPPN) kepada generasi muda dan mendorong kota asalnya, Muar, menjadi mesin penggerak ekonomi Negara Bagian Johor.

Sebelum usaha pertamanya mendapatkan kursi pada pemilihan umum ke-14, dia dengan bersemangat mengumumkan dirinya mendapatkan beasiswa dari School of Public Policy, Universitas Oxford, Inggris pada bulan Juni.

Koran Malaysia, New Straits Times melaporkan dana beasiswa yang diterimanya sebesar RM400.000 atau Rp1,3 miliar.

Halaman
1234
Editor: faisal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved