Israel Tolak Turis dari Indonesia, Akankah Masjid Aqsa Semakin Sulit Dikunjungi?

Saat ini, wilayah tempat beradanya tiga situs penting bagi tiga penganut agama Samawi ini diklaim menjadi bagian dari Negara Israel.

Israel Tolak Turis dari Indonesia, Akankah Masjid Aqsa Semakin Sulit Dikunjungi?
AFP Photo/Thomas Coex
Pemandangan Kompleks Masjidil Al-Aqsa di Yerusalem, dengan bangunan Masjid Kubah As-Sakhrah (Dome of The Rock) yang tampak menonjol. 

Ketatnya aturan masuk ke Israel, ditengarai membuat tingginya biaya bagi warga Indonesia yang ingin berkunjung ke sana.

“Pengurusan visa kunjungan ke Masjid Al Aqsa lumayan rumit. Jamaah pun tak terlalu berminat, mungkin karena keadaan di sana yang tidak menentu,” kata Iqbal Nyak Umar, owner Permata Sahara tours Banda Aceh, menjawab Serambinews.com via telepon selular, Sabtu (2/7/2018).

Menurutnya, kunjungan ke Palestina sangat tergantung situasi dan kondisi kemanan dan politik. Karena harus mendapat izin (visa) dari negara Israel.

“Biasanya pengunjung dari Indonesia, apakah masuk dalam paket tour umrah maupun terpisah, masuknya dari pintu Rafah (Mesir) dan Jordania. Tapi sangat tergantung dengan situasi politik dan kebijakan pemerintah Israel,” ungkap Iqbal.

Jika saat ini saja kunjungan ke Masjidil Aqsa dibatasi, lalu bagaimana jika nanti setelah pemerintah Israel resmi melarang kunjungan turis dari Indonesia? Akankan Masjidil Aqsa semakin sulit dikunjungi?

Dikutip dari Kompas.com, Indonesia dan Israel sampai saat ini tak memiliki hubungan diplomatik.

Namun, untuk urusan wisata khususnya wisata religi di Israel, turis Indonesia memiliki visa khusus.

Seperti diketahui, setiap tahun umat Muslim dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia, mengunjungi Masjid Al-Aqsa dengan visa khusus.

Selain itu, umat Kristen Indonesia juga melakukan ziarah ke Yerusalem, tempat di mana Gereja Suci Makam Kudus berada.

Umat Muslim berkumpul di kompleks Masjid Al-Aqsa untuk berdemonstrasi soal pengakuan Presiden AS Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 8 Desember 2017.
Umat Muslim berkumpul di kompleks Masjid Al-Aqsa untuk berdemonstrasi soal pengakuan Presiden AS Donald Trump atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 8 Desember 2017. (Anadolu Agency/Salih Zeki Fazl?o?lu)

Menanggapi ditutupnya akses wisatawan Indonesia ke Israel (Israel-Palestina), Ketua Umum Asosiasi Tour Travel Agent Indonesia (Asita) Asnawi Bahar angkat bicara.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help