Tafakur

Malam Nuzulul Quran

Turunnya Alquran yang dikenal dengan nama Nuzulul Quran dalam kenyataannya memiliki makna masing-masing bagi umat manusia

Malam Nuzulul Quran
Nuzulul Quran 

Oleh: Jarjani Usman

“Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka beriman kepada yang ghaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebahagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka…” (QS. Al Baqarah: 2-3).

Turunnya Alquran yang dikenal dengan nama Nuzulul Quran dalam kenyataannya memiliki makna masing-masing bagi umat manusia. Meskipun Alquran dimaksudkan untuk menjadi huda atau petunjuk hidup, tak sedikit orang yang mengabaikannya di saat banyak juga yang menerimanya dengan hati yang ikhlas sebagaimana diharapkan Allah.

Buktinya, banyak orang masih tetap menjadi kamu yang ingkar. Ada juga yang menyatakan dirinya muslim, tetapi tidak mau mengikuti petunjuk-petunjuk dalam Alquran. Misalnya, Alquran mengarahkan manusia untuk shalat, berpuasa, berzakat dan mengerjakan ibadah-ibadah lain, tetapi banyak sekali yang mengabaikannya. Alquran mengajak untuk menjauhi harta haram, tetapi banyak juga yang mengakrabinya. Disuruh untuk membantu meringankan beban orang lain, tetapi malah berperilaku sebaliknya dengan menambah-nambah agar memperoleh keuntungan harta duniawi. Disuruh untuk berlemah-lembut terhadap sesama, malah saling bersikap kasar dan saling mengafirkan.

Idealnya, setiap diri kita sebagai orang Muslim mempertanyakan sejauhmana telah benar-benar mengambil petunjuk dari Alquran untuk pedoman hidup. Dengan demikian, kemampuan membaca, memahami maknanya, dan mengamalkan pesan-pesan di dalamnya adalah perbuatan-perbuatan suatu yang disenangi dan terus dilakukan.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help