Ulama Tolak Penetapan Tipe Dayah

Ulama Dayah di Kabupaten Aceh Selatan menolak hasil verifikasi tim dayah Provinsi Aceh tahun 2017 tentang hasil penetapan tipe dayah

Ulama Tolak  Penetapan Tipe Dayah
Asrama santri sebagai pengganti rangkang/pondok yang terbakar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Gampong Blang Poroh, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan sudah selesai dibangun dan siap digunakan. Foto direkam Kamis (3/2). IST 

TAPAKTUAN - Ulama Dayah di Kabupaten Aceh Selatan menolak hasil verifikasi tim dayah Provinsi Aceh tahun 2017 tentang hasil penetapan tipe dayah Kabupaten Aceh Selatan. Penolakan tersebut disampaikan kepada Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (30/5) untuk diteruskan ke Provinsi.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Selatan Drs H Yahya Azmar MM kepada Serambi, Jumat (1/6) mengatakan hasil keputusan rapat rancangan pimpinan dayah-dayah dengan Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Selatan tentang hasil penetapan tipe Dayah Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (30/5) seluruh Pimpinan Dayah dalam Kabupaten Aceh Selatan sepakat untuk menyikapi penentuan tipe dayah dari hasil verifikasi tim dayah Provinsi Aceh tahun 2017.

“Menyikapi hasil tersebut seluruh pimpinan dayah Kabupaten Aceh Selatan sepakat menyatakan keberatan menerima penetapan tipe hasil verifikasi dayah dalam Kabupaten Aceh Selatan oleh Dinas Pendidikan Dayah Provinsi Aceh dengan beberapa alasan,” kata Yahya Azmar.

Menurutnya para ulama dayah berharap agar Kadis Pendidikan Dayah Provinsi Aceh meninjau kembali hasil tersebut dan menyesuaikan dengan kenyataan dayah yang sesungguhnya di lapangan.

“Hasil keputusan ulama dayah ini akan dikirim ke Dinas Pendidikan Dayah Provinsi. Daftar hadir rapat mewakili dayah tentang menyingkapi tipe Dayah Aceh Selatan dan SK terlampir,” ujarnya.

Alasan Penolakan
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Selatan Yahya Azmar menyebutkan alasan ulama dayah menolak hasil verifikasi tim dayah Provinsi Aceh tahun 2017 tentang hasil penetapan tipe dayah Kabupaten Aceh Selatan tersebut di antaranya tidak adanya kecocokan antara SK yang dikeluarkan dengan fakta yang sebenarnya.

Sehingga hasil dari penetapan tipe tersebut merugikan beberapa dayah baik diturunkan tipe maupun yang dihilangkan tipe.

“Contohnya Dayah Madinatul Diniyah Babussa’dah Pasie Raja, Pimpinan Alm Tgk HM Daud Al-Yusufidari tipe B diturunkan ke tipe C, Dayah Raudhatul Muna Bakongan, Pimpinan Syeh Walid Marhaban Adnan dari tipe B diturunkan ke tipe C,” ungkap Yahya.

Selain itu, tambahnya, Dayah Hidayatul Anam Bakongan, Pimpinan Abi Khairuddin dari tipe B diturunkan ke tipe C, selanjutnya Dayah Raudhatul Jadid Meukek, dihilangkan tipe, Dayah Ar-Ridha Bakongan dihilangkan tipe dan juga Dayah Ashabul Kahfi Kluet Utara dihilangkan tipe.

“Dalam verifikasi tahun 2017 banyak (dayah) yang tidak dikunjungi oleh tim verifikasi hal ini jelas sebagaimana pengakuan dari beberapa pimpinan dayah dalam rapat bersama pimpinan dayah 30 Mei 2018 tersebut,” ungkapnya.(tz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help