Kupi Beungoh

Ali Banat, Pemuda Tampan Berhati Malaikat

Ketika ditanya mengapa dia menyebut kankernya sebagai hadiah, dia berkata, "Karena Allah telah memberi saya kesempatan untuk berubah."

Ali Banat, Pemuda Tampan Berhati Malaikat
KOLASE SERAMBINEWS.COM/IST
Muslims Around The World (MATW) Project, Ali Banat, bersama anak-anak di Togo, Afrika. 

Dalam video itu, Ali Banat antara lain menyebut bahwa kanker yang dideritanya adalah hadiah (anugerah) dari Allah kepada dirinya.

Ketika ditanya mengapa dia menyebut kankernya sebagai hadiah, dia berkata, "Karena Allah telah memberi saya kesempatan untuk berubah."

Mendapatkan kanker, katanya, mengajarinya untuk bersyukur atas hal-hal yang biasa dia terima, seperti "menghirup udara segar".

(Baca: Sebelum Meninggal, Ali Banat Minta Didoakan, Tak Bisa Bicara Hanya Memberi Isyarat Tangan)

Ali menghabiskan beberapa tahun berikutnya mendedikasikan hidupnya untuk pekerjaan kemanusiaan dan ketika dia sehat, bahkan dapat secara pribadi mengunjungi komunitas yang diuntungkan dari proyeknya.

Dengan uang tersebut, Ali telah berhasil membangun rumah bagi lebih dari 200 janda, masjid, sekolah, rumah untuk 600 anak yatim piatu, rumah sakit atau pusat medis, hingga membantu pengembangan bisnis warga setempat

Dia meninggal hampir tiga tahun kemudian pada 29 Mei 2018. Ratusan pelayat menghadiri pemakamannya pada 30 Mei 2018. Sarjana Islam Australia Sheikh Abu Bakar Zoud memimpin doa dan memimpin pemakamannya.
Lantas mengapa kematiannya menjadi berita utama di situs-situs berita terkemuka dunia?

Tentu bukan hanya sekedar Ali meninggal karena menginap kanker. Karena banyak juga pesohor dunia yang meninggal karena kanker, tapi berita kematiannya tidak seheboh Ali Banat.

Menurut penulis ada beberapa hal yang menjadi faktor hingga berita kematian Ali Banat menghiasi lini massa pengguna medsos hingga jadi trending topik media dunia.

Pertama, Ali Banat mencapai puncak kejayaannya di masa muda. Dalam usia 33 tahun dia telah memiliki segala Harta Ali tercatat mencapai US$1.041.438 (setara RpRp14 miliar).

Kedua, Tak hanya kaya raya, Ali Banat juga dianugerahi wajah rupawan dan hati mulia. Kedermawanannya menyadarkan kita bahwa kekayaan harta hanya titipan semata.

Halaman
1234
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help