Kupi Beungoh

Ali Banat, Pemuda Tampan Berhati Malaikat

Ketika ditanya mengapa dia menyebut kankernya sebagai hadiah, dia berkata, "Karena Allah telah memberi saya kesempatan untuk berubah."

Ali Banat, Pemuda Tampan Berhati Malaikat
KOLASE SERAMBINEWS.COM/IST
Muslims Around The World (MATW) Project, Ali Banat, bersama anak-anak di Togo, Afrika. 

Begitulah, Ali Banat telah mengajarkan kita agar jangan terlalu larut mencintai dunia. Karena usia muda, wajah rupawan, dan harta berlimpah, tak akan mampu menyelamatkan kita dari kematian.

Ali telah benar-benar mendedikasikan seluruh harta dan jiwa raganya untuk bersiap memenuhi panggilan Sang Khalik. Bahkan di akhir wawancara ia pun mengatakan keinginannya bertemu dengan Allah SWT dalam keadaan yang sebaik-baiknya.

Maka, sangat pantaslah jika kematiannya ditangisi dunia. Padahal dia bukanlah ulama, kiyai ataupun Ustaz. Banyak doa mengalir mengiringi kepergiannya.

Innalillahi wainnalillahirajiun. semoga Allah memberikan tempat yg indah disisiNYA . Dia begitu menginspirasi setiap orang bahkan membuat kita iri pada kedermawanannya. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya dan menempatkannya di Surga tertinggi.

Munawar AR
Munawar AR (IST)

*) Penulis, Munawar AR adalah Sekretaris DPD II KNPI Aceh Besar, tinggal di Kuta Baro, Aceh Besar.

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved