Haba Senator

Ghazali Abbas Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Simeulue, Sebut Semangat Kebangsaan Mulai Luntur

Empat pilar kebangsaan ini merupakan perekat masyarakat Indonesia yang heterogen, sehingga melahirkan toleransi

Ghazali Abbas Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Simeulue, Sebut Semangat Kebangsaan Mulai Luntur
Para tokoh masyarakat dan pemuda di Kabupaten Simeulue mengikuti sosialisasi empat pilar kebangsaan di Aula Dinas Kesehatan Simeulue, Minggu (3/6/2018). 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PW Parmusi ) Aceh mengelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Dinas Kesehatan (Dinkes) Simeulue, Minggu (3/6/2018).

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Simeulue, Erli Hasim.

Bupati Simeulue dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi sangat baik dilakukan di daerah kepulauan itu untuk memberikan pemahaman tentang fungsi empat pilar kebangsaan.

Baca: ASN Simeulue Sedekahkan THR Untuk Rakyat Palestina, Ini Besarannya

Diharapkan dapat membuka ruang untuk percepatan pembangunan dan ekonomi di wilayahnya.

Sementara Ghazali Abbas, yang juga sebagai anggota DPD RI asal Aceh itu memaparkan kegiatan itu untuk merefleksikan semangat kebangsaan untuk semua.

“(Sosialisasi) Ini sudah kewajiban saya selaku Anggota DPD RI sesuai UU No 17 tahun 2014. Setiap anggota DPD RI diminta memasyarakatkan pemahaman nilai kebangsaan yang sudah mulai luntur,” katanya.

Baca: Simeulue Sumbang Rp 344 Juta untuk Palestina

Dikatakan, ada tiga hal penting dalam setiap sosialisasi empat pilar kebangsaan.

Diantaranya, karena semangat kebangsaan yang sudah mulai luntur.

Karena pengaruh budaya luar serta mulai memudarnya persatuan dan kesatuan negara Indonesia.

Terlebih, adanya fenomena kerentanan konflik yang sering terjadi.

Baca: Ini Dia Lima Anggota KIP Simeulue Periode 2018-2023

“Ini yang harus disikapi. Karena setiap hari, hampir terlihat adanya konflik dan pertentangan dimana-mana. Itu karena lunturnya wawasan kebangsaan kita,” ujar Ghazali Abbas.

Adapun empat pilar kebangsaan itu terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, yang harus disosialisasikan kepada masyarakat.

"Empat pilar kebangsaan ini merupakan perekat masyarakat Indonesia yang heterogen, sehingga melahirkan toleransi yang kuat dan terus terjaga," kata H Ghazali Abbas.(*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved