Polres Aceh Singkil Diminta Segera Proses Kasus Dugaan Pengrusakan Jalan ke Kuburan

"Mediasi sudah dilakukan tapi tidak berhasil, satu-satunya lagi harapan proses hukum dari kepolisian atas pengaduan yang telah kami sampaikan."

Polres Aceh Singkil Diminta Segera Proses Kasus Dugaan Pengrusakan Jalan ke Kuburan
IST
Jalan ke kuburan umum Desa Lentong, tidak bisa dilintasi lantaran rusak setelah dirusak seorang warga. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Polres Aceh Singkil diminta segera memproses laporan dugaan pengrusakan jalan ke kuburan umum di Desa Lentong, Kecamatan Kota Baharu.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Lentong Kasman, bersama Pimpinan Dayah Moderen Al Hafidz Rizqullah, Ustaz Hambali serta tokoh masyarakat lain, Senin (4/6/2018).

Kepala Desa Lentong, Kasman menyatakan, proses hukum dari pihak kepolisian sangat diperlukan, sebab mediasi yang telah dilakukan aparat desa, hingga muspika sebelumnya tidak membuahkan hasil.

"Mediasi sudah dilakukan tapi tidak berhasil, satu-satunya lagi harapan proses hukum dari kepolisian atas pengaduan yang telah kami sampaikan," ujar kasman.

Sementara Pimpinan Dayah Moderen Al Hafidz Rizqullah, Ustaz Hambali menyatakan, respons dari kepolisian juga untuk meredam hal tidak diinginkan di tengah masyarakat.

Sebab jalan yang dirusak salah satu oknum warga merupakan jalan ke kuburan umum serta kebun sawit.

"Kami terus redam kemarahan warga. Polisi tolong segera respons laporan kami. Gara-gara jalan dirusak, sawit punya yayasan Dayah Moderen Al Hafidz Rizqullah tidak bisa dipanen begitu juga sawit petani lain. Padahal kebun itu sebagai penopang membiayai dayah," ujar Hambali.

Sebelumnya, penduduk Desa Lentong, Kecamatan Kota Baharu, digegerkan pem-beko-an jalan ke pemakaman umum di wilayahnya, oleh MU, warga setempat. Sebab tingkah oknum warga itu membuat jalan ke pekuburan rusak hingga tak bisa dilintasi.

Proses mediasi telah dilakukan, namun tidak membuahkan hasil, sehingga warga mengadu ke Polres.(*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved