Pasukan Israel Tangkap 12 Orang Palestina yang Sedang Membaca Alquran di Kompleks Al-Aqsa  

Sementara itu, sekitar 53 pemukim Yahudi memaksa masuk ke situs flashpoint sejak pagi, menurut al-Dibs.

Pasukan Israel Tangkap 12 Orang Palestina yang Sedang Membaca Alquran di Kompleks Al-Aqsa   
Anadolu Agency/Mostafa Alkharouf
Petugas kemanusiaan menyiramkan air ke warga Muslim yang menghadiri shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha di Yerusalem pada tanggal 1 Juni 2018. 

SERAMBINEWS.COM, YERUSALEM - Pasukan Israel pada hari Selasa (5/6/2018), menahan 12 jamaah Palestina dari dalam halaman masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, menurut seorang pejabat Palestina.

"Puluhan polisi Israel menyerbu kompleks itu dan menangkap 12 orang Palestina saat membaca Alquran di halaman masjid," kata Firas al-Dibs, juru bicara Waqf Islam Yerusalem, kepada Anadolu Agency.

Tidak ada rincian yang tersedia mengapa 12 orang Palestina itu ditangkap.

Muslim melakukan shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha di Yerusalem pada tanggal 1 Juni 2018.
Muslim melakukan shalat Jumat di Masjid Al-Aqsha di Yerusalem pada tanggal 1 Juni 2018. (Anadolu Agency/Mostafa Alkharouf)

Sementara itu, sekitar 53 pemukim Yahudi memaksa masuk ke situs flashpoint sejak pagi, menurut al-Dibs.

"Jumlah pemukim yang menyerbu masjid diperkirakan akan meningkat," katanya.

Bagi Muslim, Al-Aqsa mewakili situs ketiga paling suci di dunia. Orang Yahudi, untuk bagian mereka, merujuk ke daerah itu sebagai "Gunung Bait Suci," mengklaim itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

(Baca: Israel Tolak Turis dari Indonesia, Akankah Masjid Aqsa Semakin Sulit Dikunjungi?)

Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Timur Tengah 1967. Negara ini kemudian mencaplok kota pada tahun 1980, mengklaim sebagai ibu kota negara Yahudi dalam suatu langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.(*)

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved