Tafakur

Menuju Fitrah

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan

Menuju Fitrah

Oleh Jarjani Usman

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah” (QS. Ar-Rum: 30).

Ada proses yang berulang dalam kehidupan manusia. Misalnya, dalam pandangan Islam, setiap anak yang lahir adalah fitrah (suci). Selanjutnya setiap orang diharapkan menjaga kesuciannya hingga kematiannya tiba. Namun demikian, dalam perjalanan hidup ini, banyak hal bisa mengotori atau merusak kesucian diri, terutama hawa nafsu. Oleh karena itu, sejumlah kesempatan emas yang disediakan sepatutnya dimanfaatkan untuk membersihkan diri agar kembali suci, seperti dengan berpuasa di bulan Ramadhan.

Namun demikian, walaupun sudah beribadah pada bulan Ramadhan, tidak semua orang memperoleh kesucian. Apalagi tak semua orang mau menjaga diri dan hartanya dari hal-hal yang merusak kesucian. Mengambil hak orang lain, misalnya, bukan hanya merusak kesucian harta, tetapi juga kesucian hati dan jiwa. Dalam hati yang demikian terdapat penyakit-penyakit kronis, seperti rasa iri dan dengki terhadap orang lain, yang merusak amalan.

Karena itu, maunya setiap diri kita berusaha melakukan proses yang benar menuju kesucian dan mengawalnya dengan hati-hati. Memperbaiki proses tentunya akan memberikan pengaruh yang besar terhadap perolehan hasil, yang nantinya diraih pada hari kemenangan Idul Fitri. Apalagi hari akhirat yang baik disediakan bagi orang-orang yang mau menyucikan diri.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved