Malaysia

Najib Razak dan Istrinya Ditinggal Para Pengacara, Giliran Rosmah Dipanggil Komisi Anti-korupsi

Sejauh ini belum diperoleh pernyataan dari Abidin, demikian pula dari Najib dan Rosmah soal mundurnya para pengacara mereka.

Najib Razak dan Istrinya Ditinggal Para Pengacara, Giliran Rosmah Dipanggil Komisi Anti-korupsi
Najib Razak dan Rosmah Mansor 

SERAMBINEWS.COM, KUALA LUMPUR - Para kuasa hukum mantan perdana menteri Malaysia, Najib Razak, Selasa (5/6/2018) mengundurkan diri di saat istri Najib, Rosmah Mansor akan menjalani pemeriksaan terkait skandal 1MDB.

Pernyataan mundur ini disampaikan M Puravalen, kuasa hukum Najib dan Rosmah.

Puravalen menambahkan, pengacara kedua Yusuf Zainal Abidin juga memutuskan mundur.

Situs berita Malaysia Insight mengabarkan, Puravalen, Abidin, dan anggota lain dari tim kuasa hukum Najib mengundurkan diri karena gagal mencapai kesamaan pandangan terkait beberapa hal dengan klien mereka.

Baca: Setelah Dikabarkan Hengkang, Raffi Ahmad Membantah dan Kembali Lagi ke Pesbukers

Baca: Arab Saudi Ancam Kerahkan Militer jika Qatar Beli Sistem Rudal S-400, Begini Reaksi Qatar

Sejauh ini belum diperoleh pernyataan dari Abidin, demikian pula dari Najib dan Rosmah soal mundurnya para pengacara mereka.

 Rosmah tiba di kantor Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) untuk memberikan keterangam terkait dengan transfer mencurigakan sebesar 10,6 juta dolar AS dari salah satu anak perusahaan 1MDB, SRC Internasional.

Jumlah itu hanya sebagian kecil dari miliaran dolar yang diduga digelapkan dari rekening 1MDB, perusahaan negara bentukan Najib.

Najib berulang kali membantah telah melakukan kesalahan dan korupsi dalam kasus ini.

Penyelidikan kasus tersebut, di masa Najib berkuasa, menyatakan sang politisi tak bersalah.

Baca: Aceh Singkil Raih WTP Ketiga, Begini Kata Sekdakab

Baca: Gegara Pelecehan di Media Sosial, Akun Instagram Marko Simic Diserbu Penggemar Via Vallen

Sementara Rosmah menjadi sosok yang tak populer di mata rakyat Malaysia akibat gaya hidup mewah dan kegemarannya berbelanja di luar negeri di saat sebagian besar rakyat negeri itu mengalami kesulitan ekonomi.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved