Pungli Berkedok Sumbangan Paket Ramadhan Untuk Anak Yatim Resahkan Warga, Ini Reaksi Kemenag Pidie

Pasalnya, Pungli itu mengatasnamakan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Grong-grong, Pidie.

Pungli Berkedok Sumbangan Paket Ramadhan Untuk Anak Yatim Resahkan Warga, Ini Reaksi Kemenag Pidie
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Copyan tanda Barang Bukti (BB) Pungutan Liar (Pungli) tanda penerimaan sumbangan paket Ramadhan, anak yatim serta fakir miskin untuk Kecamatan Grong-grong Pidie yang diamankan oleh kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pidie, Rabu (6/6/2018) 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pungutan Liar (Pungli) dengan berkedok sumbangan paket Ramadhan serta bantuan untuk anak yatim dan fakir miskin di Kecamatan Grong-grong selama tiga pekan lebih telah meresahkan warga di Pidie.

Pasalnya, Pungli itu mengatasnamakan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Grong-grong, Pidie.

Karenanya, pihak Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten setempat meminta warga untuk tidak terkecoh dengan Pungli tersebut.

Baca: Pemuda Pidie Simpan Barang Ini di Pohon Kelapa, Akhirnya Dibekuk Polisi

"Dari hasil pengaduan warga yang kami terima, ternyata Pungli yang mengatasnamakan kepala KUA Kecamatan Grong-grong itu adalah murni penipuan, maka masyarakat diharapkan tidak terkecoh dengan trik yang dilakukan oleh pihak yang tak bertangungjawab yang mengatasnamakan lembaga Kemenag," kata Kepala Kantor Kemenag Pidie, Fadhly SAg kepada Serambinews.com, Rabu (6/6/2018).

Dari fakta kwitansi tanda penerimaan, tertera nama KUA Kecamatan Grong-grong Tgk Usman Pati SHI dengan stempel edisi lama yang tak berlaku lagi.

Termasuk ada tanda tangan palsu kepala KUA yang kini dijabat oleh Tgk Usman SHI.

Dalam kwitansi tanda penerimaan tersebut juga tertera besaran sumbangan mulai Rp 500.000 hingga Rp 600.000.

Baca: Ternyata Pasutri dan Anaknya yang Ditabrak Sempati Star di Padang Tiji, Pidie Hendak Ambil Dana PKH

Semua paket sumbangan itu diberikan kepada anak yatim dan fakir miskin di Kecamatan Grong-grong.

Diperkirakan, sumbangan Pugli ini telah merambah keberbagai kecamatan di Pidie dengan sasaran para pemilik Rumah Toko (Ruko) serta masyarakat umum lainnya.

Dari laporan masyarakat yang disampaikan bahwa kegiatan Pungli ini telah berlangsung sejak 12 Mei lalu.

"Patut dipertegaskan, bahwa kutipan liar ini tanpa sepengetahuan sama sekali dari Kemenag serta KUA Kecamatan Grong-grong. Karenanya masyarakat tak perlu menanggapi sebab ini adalah ilegal dan murni penipuan," jelasnya.

Baca: Dua Warga Pidie Jaya Meninggal Akibat Bertabrakan Dengan Dump Truck

Kepala KUA Kecamatan Grong-grong, Tgk Usman SHI kepada Serambinews.com, Rabu (6/6/2018) mengatakan, dirinya telah menjabat sebagai pimpinan KUA selama satu tahun terakhir tidak pernah sama sekali melakukan penggalangan dana untuk paket Ramadhan 1439 H dan sumbangan anak yatim.

"Ini merupakan tindakan yang tidak terpuji serta mencemari nama baik lembaga. Apalagi tanda tangan dan stempel lembaga telah dipalsukan oleh pelaku yang tidak bertangungjawab," ujarnya.(*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved