Aktivis Islam Komit Kawal Syariat Islam

Sebanyak 40 aktivis dari berbagai organisasi massa (Ormas) Islam di Aceh menyelenggarakan silaturahmi dan dialog

Aktivis Islam Komit  Kawal Syariat Islam
SERAMBINEWS.COM/RISKI BINTANG
Tgk H. Ramadon Tosari Fauzi,. M.Ed, Ph.D, Dosen Fakultas Dakwah UIN Ar Raniry, Banda Aceh usai mengisi tausiah Spiritual Serambifm bekerja sama dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam KWPSI Aceh, Selasa (29/5/2018). 

BANDA ACEH - Sebanyak 40 aktivis dari berbagai organisasi massa (Ormas) Islam di Aceh menyelenggarakan silaturahmi dan dialog, di Banda Aceh, Kamis (7/6). Pertemuan itu dalam rangka memperkuat soliditas dalam membangun Aceh berlandaskan Syariat Islam. Melalui pertemuan itu mereka juga berkomitmen dalam mengawal syariat Islam.

Mereka yang hadir berasal dari Bakomubin Aceh, KAMMI, HMI, BKPRMI, Pemuda DDA, RTA, IKAT, Iskada, LDK UIN Ar Raniry, Pema Unsyiah, FPI, Wahdah Islamiyah, ISAD, dan ACT Aceh.

Sekjen PW Bakomubin Aceh, Teuku Zulkhairi, yang merupakan insiator pertemuan kepada Serambi kemarin menyampaikan, meskipun selama ini para aktivis Ormas Islam berada dalam organisasi atau yang berbeda, namun semua bergerak dengan tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Aceh yang bersyariat.

“Maka di antara kita mesti terus bersilaturahmi dan berdiskusi tentang capaian-capaian yang sudah diraih Aceh dan yang belum, dan mari kita terus evaluasi dan kawal agar Aceh terus bergerak menjadi prototype Syariat Islam bagi dunia “ ujar Zulkhairi.

Presiden Mahasiswa Unsyiah, Muhammad Yasir mengatakan, pihaknya dari aktivis kampus juga senantiasa siap turun ke lapangan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat Aceh dan mengawal Syariat Islam.

Sejumlah perwakilan ormas Islam sepakat bahwa Aceh harus terlibat di depan dalam merespon isu-isu kebangsaan. Aktivis Islam di Aceh diharapkan semakin intensif menjadikan Aceh sebagai kiblat bagi agenda mewujudkan Indonesia ke arah yang lebih baik.

Dalam pertemuan ini, juga mengemuka ide penyelenggaraan kongres umat Islam Aceh yang direncanakan dibuat setelah hari raya Idul Fitri. Kongres ini direncanakan akan menghadirkan tokoh-tokoh Islam nasional dan Aceh untuk berbicara masa depan Islam di Indonesia.(mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved