Pelayanan Bank Aceh Tetap Standby

Petugas Bank Aceh Syariah, khususnya yang berhubungan dengan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) se-Aceh dan Medan, Sumut

Pelayanan Bank Aceh Tetap Standby
Nasabah mengantre di Kantor baru Bank Aceh Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Darussalam di Jalan T Nyak Arief Nomor 314 Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh yang baru diresmikan, Senin (9/1). SERAMBI/MAWADDATUL HUSNA 

* Selama Libur Idul Fitri

BANDA ACEH - Petugas Bank Aceh Syariah, khususnya yang berhubungan dengan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) se-Aceh dan Medan, Sumut, siap atau standby 24 jam memonitor dan melayani nasabah selama libur panjang Idul Fitri 1439 Hijriah, 11-20 Juni 2018. Tugas mereka antara lain memonitor agar ATM selalu terisi hingga melayani nasabah, jika nasabah mengalami masalah di mesin ATM. Pelayanan juga siap diberikan 24 jam, termasuk atas laporan melalui contact centre bank tersebut di 1500845.

Plt Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah, Rusydi M Adam melalui Corporate Secretary, Amal Hasan, menyampaikan hal ini kepada Serambi, Jumat (8/6) atau hari terakhir bank itu buka jelang Lebaran. “Jadi kami imbau nasabah tak perlu mengambil uang banyak untuk persiapan jelang dan saat Lebaran, melainkan secukupnya saja karena persediaan di ATM Bank Aceh selalu terisi atau tidak kosong. Petugas piket bergantian memonitor hal itu. Begitu juga petugas IT Bank Aceh, mereka juga siap 24 jam,” kata Amal Hasan.

Menurutnya, seperti bank lain, bank Pemerintah Aceh ini juga mengikuti libur nasional dalam rangka Idul Fitri 1439 Hijriah sesuai kalender Bank Indonesia (BI), 11-20 Juni 2018, namun pada Selasa dan Rabu, 19-20 Juni 2018, Bank Aceh Syariah se-Aceh mulai memberikan pelayanan terbatas, yakni transaksi Lalu Lintas Giro (LLG) melalui proses kliring, baik antar bank maupun sesama Bank Aceh di bawah Rp 25 juta dan transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS) di atas Rp 25 juta. “Selama dua hari pelayanan terbatas itu, layanan kas tunai juga dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB. Sedangkan mulai keesokannya, Kamis, 21 Juni 2018, pelayanan kembali normal,” jelas Amal Hasan.

Bantu 1.750 Yatim
Sementara itu, PT Bank Aceh Syariah membantu 1.750 yatim di 23 kabupaten/kota se-Aceh. Kemarin, 20 di antaranya untuk 200 yatim di Banda Aceh dan sekitarnya yang berlangsung di Kantor Pusat Bank Aceh, Batih, Banda Aceh.

Plt Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Rusydi M Adam kepada Serambi kemarin mengatakan, bantuan untuk anak yatim sudah menjadi agenda rutin Bank Aceh Syariah saat bulan Ramadhan. Anak yatim yang dibantu tersebar di semua wilayah operasional Bank Aceh, yang jumlahnya disesuaikan oleh kantor cabang masing-masing.

Ia menambahkan, sebanyak 200 anak yatim yang dibantu untuk wilayah Banda Aceh berasal darisejumlah gampong tempat berada kantor-kantor operasional Bank Aceh di kawasan Banda Aceh. Paket bantuan itu berupa uang tunai, bingkisan, dan paket berbuka puasa.

Ia berharap bantuan yang diberikan kepada anak yatim menjadi wujud bakti Bank Aceh kepada lingkungan sekitar dan uang yang disisihkan oleh bank aceh untuk anak yatim juga diharapkan mampu membahagiakan mereka.

“Kita juga ingin memotivasi mereka (anak yatim), dengan sering kita ajak mengikuti kegiatan disini (Kantor Bank Aceh), maka mereka sering melihat aktivitas teman-teman di Bank Aceh. Maka kedepan dapat menjadi semangat mereka untuk berkarya,” ujar Rusyidi.

Dikatakan, penyerahan bantuan anak yatim itu juga akan terus dijadikan agenda rutin bank milik Pemerintah Aceh tersebut. Bahkan, selain bulan ramadhan, mereka juga rutin menyantuni anak yatim saat maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Bank Aceh. (mun)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help