Luar Negeri

Italia Tolak Kapal Pengungsi, 629 Migran kini Terlunta-lunta di Tengah Laut

Kapal bernama Aquarius itu dioperasikan organisasi Dokter Tanpa Batas (MSF) dan lembaga amal SOS Mediteranee.

Italia Tolak Kapal Pengungsi, 629 Migran kini Terlunta-lunta di Tengah Laut
HO / AFP
Dalam foto yang diambil pada 8 September 2014 ini terlihat tim penyelamat AL Italia membantu para pengungsi keluar dari perahu mereka di Laut Tengah. Para imigran itu berangkat dari Afrika menuju ke Eropa untuk mengadu nasib. 

SERAMBINEWS.COM, ROMA - Sebuah kapal yang membawa lebih dari 690 imigran kini terlunta-lunta di Laut Tengah antara Malta dan Italia setelah kedua negara sama-sama menolak menerima kapal tersebut.

Kapal bernama Aquarius itu dioperasikan organisasi Dokter Tanpa Batas (MSF) dan lembaga amal SOS Mediteranee.

Pada Minggu (10/6/2018), Aquarius menyelamatkan 629 orang imigran yang berlayar dengan menggunakan dua perahu karet, Kedua organisasi itu mengatakan, Aquarius berada 35 mil laut (65 kilometer) dari Italia dan 27 mil laut (50 kilometer) dari Malta.

 "Pusat kordinasi penyelamat maritim Italia meminta Aquarius tetap berada di posisi saat ini," demikian MSF lewat akun Twitter-nya, Minggu (10/6/2018).

Baca: Emping Melinjo Pidie Jadi Oleh-Oleh Lebaran, Laku 100 Kg Per Hari, Dikirim ke Medan dan Jakarta

Baca: Membandingkan Selera Makan Donald Trump dan Kim Jong Un, Beda 180 Derajat

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini mengatakan, Italia menolak praktik penjualan manusia.

"Di Laut Tengah, ada kapal berbendera Belanda, Spanyol, dan Inggris. Tak ada LSM dari Spanyol dan Jerman, selain itu Malta juga tak menerima mereka," kata Salvini.

"Perancis juga menolak dan mengusir mereka dari perbatasannya. Spanyol menjaga perbatasan dengan menggunakan senjata, artinya seluruh Eropa memikirkan kepentingan sendiri," tambah Salvini.

"Mulai hari ini, Italia akan tegas mengatakan tidak terhadap perdagangan manusia, tidak terhadap bisnis imigrasi gelap," tambah dia.

"Tujuan saya adalah menjamin kehidupan damai untuk semua orang di Afrika dan anak-anak kami di Italia," Salvini menegaskan.

Baca: BREAKING NEWS - Mobil Dinas Kapolsek Seunagan Timur Nagan Raya dan Truk Fuso Laga Kambing

Baca: VIDEO – Begini Suasana Buka Puasa Bersama Para Napi di LP Lambaro

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Nasional Malta merilis pernyataan yang menegaskan tidak bertanggung jawab atas penyelamatan imigran yang dikordinasi Aquarius.

Halaman
12
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help