Tafakur

Sedekah Utama

Pelit, bercita-cita kaya, dan takut miskin bisa bersemayam dan menguat dalam hati siapa saja di dunia

Sedekah Utama

Oleh: Jarjani Usman

“Sedekah yang paling utama adalah bila kamu mengeluarkannya, sedangkan kamu dalam keadaan sehat lagi pelit bercita-cita kaya dan takut miskin” (Muttafaq `alaih).

Pelit, bercita-cita kaya, dan takut miskin bisa bersemayam dan menguat dalam hati siapa saja di dunia ini. Ketiganya ibarat penyakit yang bisa menyebabkan seseorang malas berbuat kebaikan dalam bentuk sedekah. Karena itu, perlu dideteksi dan dilawan agar niat bersedekah berjalan mulus.

Apalagi sedekah yang ikhlas karena Allah adalah harta tabungan bagi orang-orang yang mengimani dan bercita-cita hidup sejahtera di akhirat. Bersedekah mendatangkan riza Allah dan membuka pintu-pintu kebaikan lainnya. Soalnya, bersedekah sama artinya meringankan beban hidup orang lain, sehingga akan diringankan hidupnya (orang bersedekah) oleh Allah. Di samping itu, bersedekah juga menambah ikatan persaudaraan dan menengkan hati.

Bahkan bila sanggup dilawan penghambat-penghambat bersedekah dan selanjutnya melaksanakan niat bersedekah, maka itu termasuk sedekah yang paling utama. Usaha sungguh-sungguh untuk melewati pintu-pintu penghambat tentunya akan dihargai tinggi dengan pahala.

Semoga kemampuan melawan diri itu dipelihara. Dengan demikian, akan berkelanjutan pelaksanaan niat untuk bersedekah. Apalagi telah diberitahukan oleh Rasulullah SAW bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinyu atau berkelanjutan walaupun itu sedikit.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help