Usai Kapolri Ultimatum Kapolres, Begal Yang Ganggu Pemudik Tewas Ditembak Polisi

Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan mengatakan, tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat diamankan.

Usai Kapolri Ultimatum Kapolres, Begal Yang Ganggu Pemudik Tewas Ditembak Polisi
Kolase Tribun Lampung
Begal yang mengganggu pemudik di Jalinsum Lampung ditangkap jajaran Polres Lamsel, satu ditembak mati, Selasa, 12 Juni 2018 

Petugas menyita barang bukti seperti tiga sepeda motor berbagai jenis, ponsel berbagai merek, senjata api rakitan, dan golok.

Syarhan menjelaskan, Heri dkk merupakan tersangka pembegalan terhadap seorang pemudik di Jalinsum simpang Kates, Kecamatan Katibung beberapa waktu lalu.

Baca: Inilah 5 Calon Top Scorer di Piala Dunia 2018, Tak Ada Nama Lionel Messi dalam Daftar

Baca: 40 Pejabat Aceh Tenggara Ikuti Lelang Jabatan Tinggi Pratama di Medan

Syahroni dibegal

Syahroni (32), seorang pemudik menjadi korban begal di wilayah Katibung, Lampung Selatan.

Beruntung nyawanya bisa diselamatkan. Saat ditemui Tribunlampung, dia masih terbaring lemah dan di rawat di Ruang Bougenville Kuning RSUAM, Sabtu (9/6) malam.

Syahroni Korban Begal
Syahroni Korban Begal 

Berdasarkan penuturan Sulfahmi, kakak korban, kronologi kejadian berawal dari perjalanan mudik adiknya dari daerah Bekasi, Jawa Barat.

Mengendarai motor besar, Syahroni berboncengan dengan Jamal (28) rekannya untuk kembali ke kampung halamannya di Talang Padang, Tanggamus.

"Singkat cerita, sekitar jam dua dini hari adik saya dan temannya (Jamal) diikuti tiga motor yang masing-masing berpenumpang dua orang. Setelah dekat, mereka menendang motor dan jatuhlah Syahroni di dekat motornya. Sementara si Jamal, terlempar agak jauh," kata Zulfahmi meneruskan cerita Jamal (saksi kejadian).

"Begitu begal lihat Syahroni mau angkat motor yang jatuh, ada yang mendekatinya. Lalu, mengayunkan senjata tajam sejenis celurit yang melukai kepala bagian belakangnya.

Melihat adik saya terkapar, pelaku ambil motor berikut pakaian di motor itu dan membawanya kabur.
Beruntung, si Jamal tidak apa-apa dan bisa mengurus Syahroni," sambungnya.

Baca: Kisah Mengenaskan Para Pemain Korea Utara di Piala Dunia 1966, Dapat Penganiayaan dan Dipenjara

Baca: Waspadalah! 5 Masalah Kesehatan yang Sering Timbul Saat Lebaran, Makanan Berpengaruh

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help