Petugas Gabungan Razia Petasan

Petugas gabungan yang terdiri atas anggota Satpol PP dan WH Banda Aceh bersama personel Polresta

Petugas Gabungan Razia Petasan
Petugas merazia petasan dan mercon aneka jenis di Peunayong, Sutui, dan Neusu, Banda Aceh, Selasa (12/6/2018). 

BANDA ACEH - Petugas gabungan yang terdiri atas anggota Satpol PP dan WH Banda Aceh bersama personel Polresta dan Kodim 0101/BS, Selasa (12/6) malam, melakukan razia petasan di kawasan Peunayong, Seutui, dan Neusu. Kegiatan itu dipimpin Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh, M Hidayat.

Dalam razia yang dilakukan secara persuasif itu, petugas mengimbau pedagang kembang api, mercon, dan petasan agar tak lagi menjual barang-barang tersebut. “Razia kali ini sifatnya persuasif. Tapi, kalau ke depan mereka masih berjualan, barang dagangannya akan kami sita,” tegas Hidayat.

Meski demikian, menurutnya, petugas tetap menyita beberapa mercon ukuran jumbo dari pedagang sebagai sampel. Dikatakan, razia itu merupakan tindak lanjut dari seruan Forkopimda Banda Aceh beberapa waktu lalu terkait larangan menjual dan membakar kembang api, mercon, dan petasan selama Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Ditambahkan, petasan dan sejenisnya harus diamankan karena dapat mengganggu kekhusyukan masyarakat beribadah dan ketertiban umum, serta sangat berbahaya. “Apalagi mayoritas penggunanya adalah anak-anak,” timpal Hidayat.

Razia tersebut menarik perhatian warga yang melintas. Mardiani, warga Neusu Aceh, mengapresiasi Satpol PP bersama TNI/Polri yang melakukan razia petasan. Sebab, menurutnya, benda-benda tersebut sangat berbahaya bagi anak-anak.

Pada bagian lain, Kepala Satpol PP dan WH Banda Aceh, M Hidayat kepada Serambi, tadi malam mengatakan, pihaknya akan mengintensifkan razia kembang api, mercon, dan petasan menjelang malam Idul Fitri. Namun yang menjadi fokus Satpol PP dan Polresta, menurutnya, adalah keberadaan distributor yang terus menyuplai mercon dan sejenisnya ke pedagang kecil.

“Kami bersama polisi masih mengincar distributornya. Masih terus kami lacak,” ujar Hidayat. Terhadap petasan yang sejenisnya yang disita dari pedagang, sambungnya, seusai Lebaran nanti akan diserahkan lagi ke pedagang untuk dikembalikan ke distributor atau dijual keluar Banda Aceh.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help