Terkait Kebakaran Lahan, Polisi Periksa 4 Warga

Polres Aceh Barat, Selasa (12/6) memeriksa empat warga Desa Cot Pluh dan Suak Timah, Kecamatan Samatiga

Terkait Kebakaran Lahan, Polisi Periksa 4 Warga
RADEN BOBBY ARIA PRAKASA, Kapolres Aceh Barat

* Kebakaran di Nagan Teratasi

MEULABOH - Polres Aceh Barat, Selasa (12/6) memeriksa empat warga Desa Cot Pluh dan Suak Timah, Kecamatan Samatiga terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu. Warga tersebut dimintai keterangan karena lahan yang terbakar milik mereka.

Informasi diperoleh Serambi, empat warga yang dipanggil ke Polres Aceh Barat sebagian besar warga Cot Pluh, yakni Yusrizal yang lahannya ditanami kelapa sawit dan karet seluas 0,5 hektare, Muntasi dengan luas lahan 2 hektare, Muti luas lahan 0,5 hektare dan seorang lagi warga Suak Timah, Asyem seluas 1 hektare. Hingga siang kemarin mereka masih dimintai keterangan.

“Kita lakukan pemeriksaan saksi-saksi di lapangan. Sejauh ini masih dimintai keterangan,” ujar Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, kemarin.

Kapolres menyatakan, selain fokus pada pemeriksaan terhadap warga terkait kasus kebakaran lahan juga upaya pemadaman oleh personelnya bersama TNI dari Kodim, BPBD serta masyarakat terutama pemilik lahan yang terbakar. “Ada tim gabungan yang sedang patroli di lokasi karhutla,” katanya.

Informasi lain yang diperoleh Serambi, lokasi kebakaran lahan terdapat di dua titik di Aceh Barat yakni di Desa Cot Pluh dan Desa Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan. Sedangkan luas lahan yang sudah terbakar mencapai 10 hektare dengan rincian di Leuhan 2 hektare dan Cot Pluh 8 hektare.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, Dandim Letkol Kav Nurul Diyanto dan Kalak BPBD T Syahluna Polem pada Selasa kemarin turun ke Desa Leuhan. Mereka memastikan langkah penanggulangan kebakaran lahan yang kini terus diupayakan pemadaman secara bersama-sama.

Kebakaran lahan yang sempat terjadi di Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya berhasil dikendalikan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam, Selasa (12/6).

Sektaris BPBD Nagan Raya, Hamidi SE kepada Serambi, Rabu (13/6) mengatakan, selain mengerahkan armada pemadam ke lokasi, pengendalian juga melibatkan TNI dan Polri. “Kebakaran di Alue Bata berskala kecil sehingga mudah diatasi. Titik kebakaran itu bukan gambut tetapi lahan buka baru di kawasan pegunungan,” jelas Hamidi.(riz/c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help